Gadis 16 Tahun Diperkosa Atasannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Gadis 16 Tahun Diperkosa Atasannya

FAJARONLINE, BOGOR – Seorang ABG cantik, MA, 16, tak dapat membendung kesedihannya. ABG warga Situpete, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor itu mengaku menjadi korban perkosaan atasannya sendiri. Korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polres Bogor Kota.

Saat ditemui di rumahnya, wanita berambut panjang dan berkulit putih itu mengatakan, kejadian itu bermula saat pelaku beristirahat di tempatnya bekerja di kolam renang Marcopolo, Perumahan Bukit Cimanggu City, Kota Bogor.  Korban yang merupakan cleaning service di tempat itu didatangi SN, 30, yang tak lain atasannya sendiri.

Tak lama kemudian terjadi perbincangan antara keduanya. Lantaran korban masih di bawah umur dan belum memiliki KTP. Nah dari situ pelaku meminta nomor telpon korban dengan alasan akan menguruskan KTP korban. Pelaku meminta korban tidak bercerita kepada rekan kerja yang lain.

Ternyata benar, setelah memiliki nomor HP korban, hampir setiap hari SN menghubungi dan merayunya.

Ibu korban, Imas mengatakan pelaku sempat berkunjung sebanyak tiga kali ke rumah korban dengan alasan mampir sepulang dari tempatnya bekerja.

Terakhir pada 9 April 2015, pelaku datang ke rumah korban mengajaknya nonton. Karena pelaku merupakan atasan korban saat bekerja, Imas pun mengizinkan anaknya diajak keluar dengan syarat tidak pulang terlalu malam.

“Awalnya dia minta izin untuk diantar ketemu temannya. Tanpa berpikir yang macam-macam saya izinkan,” ujar Imas kepada Metropolitan.

Dalam perjalanannya, ternyata pelaku malah membawa korban yang merupakan lulusan SMP itu ke kawasan Cibubur. Di tengah perjalanan, pelaku menyuruh korban untuk tidur. Tenyata, pelaku mengajak korban untuk mampir ke salah satu hotel Cibubur Indah Hotel di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi.

Korban yang mengira akan diajak bertemu rekannya ternyata diajak masuk ke kamar hotel. Ketika di dalam kamar, pelaku langsung memeluk korban. MA yang masih di bawah umur dipaksa melayani nafsu bejatnya. Karena tak berdaya, korban pun terpaksa menuruti kemauan pelaku. “Anak saya dirayu dan dipaksa,” imbuhnya.

Imas melanjutkan, awalnya dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut.  Tapi belakangan, dia sang anak sering mengurung diri di kamar. Imas pun penasaran dan mulai bertanya.

Tak disangka, ternyata anaknya mengaku sudah diperkosa pelaku. Kaget mendengar penjelasan anaknya, Imas lantas mencoba melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tanahsareal.

Lantaran masih di bawah umur korban direkomendasikan melapor ke Polres Bogor Kota untuk ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Tak terima dengan perlakuan pelaku, Imas melaporkan kejadian itu ke Polres Bogor Kota. “Mendengar cerita anak saya, saya langsung lapor. Saya juga sudah menyerahkan hasil visum dari dokter,” tuturnya.

Setelah melapor, kata Imas pelaku sempat dipanggil polis namun setelah itu korban dibiarkan bebas. Dirinya mengaku kesal sebab polisi tak juga menangkapnya. “Saya udah berkali-kali ke polres menuntut keadilan, tapi sampai sekarang belum juga ada tindak lanjut,” akunya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Hendrawan membenarkan laporan tersebut.
Menurutnya, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi. Saat ini pihak kepolisian sedang mendalami kasus tersebut.

Rencananya, polisi baru akan memeriksa saksi lain terkait kasus tersebut. “Kita sudah periksa saksi dan hasil visum. Kita akan periksa saksi lain baru penatapan tersangka,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.(cr1/jpnn)

Click to comment
To Top