‎Inilah Cerita Persaingan Kakak dan Ponakan Gubernur ‎ – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

‎Inilah Cerita Persaingan Kakak dan Ponakan Gubernur ‎

FAJARONLINE, SUNGGUMINASA–Tim pasangan calon bupati dan wakil bupati Gowa, Tenri Olle Yasin Limpo-Hairil Muin (Pastikan-Mi), terlihat menghindari tim Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Kr Kio saat ke Kantor KPU Gowa, Senin, 24 Agustus. Tenri dan Adnan merupakan kakak dan ponakan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo
Agenda kedatangan kedua pasangan tersebut untuk menandatangani surat pernyataan pengunduran diri dari PNS dan anggota DPRD di depan komisioner KPU Gowa. Mereka bertanda tangan di atas kertas bermaterai sebagai syarat untuk bisa mengikuti pilkada.
Adnan dan Tenri merupakan anggota DPRD Sulsel, sementara Hairil dan Abd Rauf teracatat sebagai PNS di Pemkab Gowa. Keempatnya diharuskan mundur usai ditetapkan sebagai pasangan calon. Hanya saja, mereka ke KPU tidak bersamaan. Padahal, KPU mengundang mereka datang jam 14.00 Wita.
Adnan-Rauf terlihat lebih dahulu datang. Mereka langsung meneken surat pengunduran diri. Sementara Tenri-Hairil tak terlihat. Padahal, sejak pagi, tim mereka sudah menunggu di Kantor KPU Gowa. Ada upaya menghindar bertemu di KPU.
“Kami tidak tahu, kami hanya diundang datang jam dua siang,” ujar juru bicara A’Kio, Ian Latanro.
Komisioner KPU Gowa, Nuzul Fitri, mengatakan, pada dasarnya, undangan diberikan kepada Adnan-Rauf dan Tenri-Hairil dengan waktu yang tertera, sama. Hanya saja, pihak Pastikan-Mi memilih datang lebih belakangan.
“Kita sama-sama undang jam 14.00 agar bisa satu kali saja karena besok ada kegiatan lain,” katanya.
Usai Adnan-Rauf pulang, tim Pastikan-Mi menelpon salah seorang komisioner, Sukman. Mereka lalu diminta segera datang sebab, komisioner lama menunggu mereka.
Tim LO Pastikan-Mi, Arifuddin Jarung, mengatakan, tim memang mengatur agar kedua pasangan calon tidak bersamaan tiba di KPU Gowa. Alasannya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, apalagi ruang yang dipakai menandatangani pernyataan, terbilang sempit.
Ketua KPU Gowa, Zainal Ruma, mengatakan, regulasi mengatur, semua pasangan calon yang berasal dari kalangan PNS, TNI/Polri, senator, dan legislator, harus mengundurkan diri begitu mereka telah ditetapkan sebagai calon. Usai pengumuman penetapan calon itulah, Pastikan-Mi dan A’Kio, diundang datang meneken surat pernyataan pengunduran diri. (zuk)
loading...
Click to comment
To Top