Pengundian, Wajib Berpakaian Adat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Pengundian, Wajib Berpakaian Adat

FAJARONLINE, SUNGGUMINASA–KPU Gowa meminta kepada semua undangan yang akan hadir dalam pengundian nomor urut, mengenakan pakaian adat. Pengundian nomor urut akan dilakukan di Gedung Haji Bate, pukul 10.00 Wita.
Komisioner KPU Gowa, Nuzul Fitri, mengatakan, pakaian tradisional diberlakukan untuk semua undangan, bukan hanya pasangan calon. Para komisioner juga akan mengenakan pakaian serupa. Baju bodo untuk perempuan dan jas tutup pakai sarung dan songkok guru untuk laki-laki.
“Semua memakai baju adat. Panwas, tim, pasangan calon, muspida, dan PPK 18 kecamatan,” ujar Nuzul, Selasa, 25 Agustus 2015.
KPU juga membuat aturan, setiap pasangan calon, maksimal hanya 50 orang yang bisa mendampingi. Jadi satu tim tidak boleh terlalu banyak. Alasannya, agar proses pengundian bisa berjalan lancar. Dikhawatirkan akan terganggu jika terlalu banyak pendamping yang ikut.
Sementara itu, Ketua KPU Gowa, Zainal Ruma, mengatakan, sengaja semua undangan diminta mengenakan pakaian adat sebab penarikan nomor urut ingin dibuat berkesan dan sakral. Bagi KPU, semua tahapan memang sakral, namun pihaknya menginginkan salah satu tahapan semua berpakaian sama untuk menghargai budaya.
“Supaya bisa ‎ditampilkan kearifan lokal kita,” katanya. Tahapan selanjutnya, undangan tidak akan diminta lagi mengenakan pakaian adat kecuali ada pertimbangan lain. (zuk)
Click to comment
To Top