BNNK Temanggung Gelar Pemilihan Duta Anti Narkoba – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

BNNK Temanggung Gelar Pemilihan Duta Anti Narkoba

TEMANGGUNG – Setelah melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup ketat, dari 70 peserta akhirnya terpilih 6 peserta masuk Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba tahun 2015. Ke-6 finalis maju ke malam grang final di Graha Bhumi Phala Temanggung, Selasa malam (25/8).

Keenam finalis tersebut adalah Dewi Rahmawati siswa SMA Negeri 2 Temanggung, Ardy Wibowo mahasiswa Politeknik Negeri Semarang, dan Chaisar Ahmad siswa SMAN 1 Temanggung, Niken Dwi Pangesti guru SDN Tegowanuh, Kecamatan Kaloran, Temanggung, Kharisma Melati siswa SMA Negeri 2 Temanggung dan Lutfi Putra Perdana mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Di hadapan lima dewan juri dan jajaran muspida Temanggung serta ratusan penonton yang hadir diacara tersebut, keenam finalis menampilkan bakat masing-masing dan kemampuan public speaking terkait pemberantasan narkotika. Setelah melewati beberapa tahapan dewan juri akhir menetapkan Lutvi Putra Perdana sebagai juara pertama duta anti narkoba, sedangkan juara dua dan favorit diraih Niken Dwi Pangesti dan Kharisma Melati.
Ketua panitia pemilihan duta antinarkoba BNN Kabupaten Temanggung, Sonny Hendrawan mengatakan pada tes tahap awal pemilihan duta antinarkoba ini diikuti 70 orang, kemudian mengerucut menjadi 20 orang, dan pada grand final terpilih enam orang.
“Pergerakan penyalahgunaan narkoba saat ini memang didominasi oleh anak muda makanya kami menciptakan kader-kader muda yang siap membantu BNN untuk memerangi penyalahgunaan narkoba,” katanya, Rabu (26/8).
Ia menuturkan kriteria penilaian duta antinarkoba dilihat dari intelegensia, keterampilan, kecakapan dan juga keilmuannya. Termasuk kaitannya dengan membawa diri dalam bersosialisasi dengan masyarakat, agar masyarakat mudah untuk mencerna apa yang disampaikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba ini.
“Juara dari ajang ini akan magang di bnnk temanggung selama tiga bulan untuk turut mensosialisasikan bahaya narkoba di tengah tengah masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, kepala BNNK Temanggung, Istantiono, mengatakan bahwa pemilihan Duta Anti Narkoba merupakan salah satu upaya bagi kalangan muda untuk mewujudkan Indonesia dan pemuda bebas dari Narkoba.
Melalui kegiatan tersebut akan tersampaikan pengetahuan dan pemahaman dampak dari bahaya penyalahgunaan Narkoba. Dengan begitu diharapkan akan tercipta lingkungan yang bersih dan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Duta Anti Narkoba tetap menjadi pioner-pioner muda yang cerdas, ramah dan sehat bebas dari Narkoba. Tularkan pengetahuan dan pemahaman tentang dampak dari penyalahgunaan Narkoba di masyarakat,” pungkasnya. (din)

loading...
Click to comment
To Top