Forum Honorer Kembali Beberkan Kecurangan Rekrutmen CPNS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Forum Honorer Kembali Beberkan Kecurangan Rekrutmen CPNS

JAKARTA – Seperti tidak ada habisnya. Kecurangan dalam rekrutmen CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2) tahun 2013/2014 makin banyak yang terungkap. Kecurangan tidak hanya melibatkan oknum-oknum pejabat daerah dan PNS saja, tapi juga oknum pengurus ormas serta pengurus forum honorer.

Menurut Ketua Tim Investigasi Gerakan Honorer K2 Indonesia Bersatu (GHK2IB) dan Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong, kecurangan yang terjadi saat pengangkatan CPNS 2013, tidak hanya merugikan honorer sendiri, tapi juga pemerintah daerah. Sebab, pemda sudah terlanjur membayar gaji CPNS dari honorer bodong.

“Tim Investigasi telah menemukan beberapa kecurangan antara lain SK CPNS bodong dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). SK tersebut mengatasnamakan Kemen-PU, Kemen-Perhubungan dan BKN,” ungkap Itong kepada JPNN, Rabu (26/8).

Ditambahkannya, pelakunya adalah oknum staf Pemda Sulawesi Tenggara dan saat ini masih diselidiki oleh Tim. Selain itu, penipuan yang jaringannya melibatkan oknum PNS juga terjadi di Jawa Barat, di mana empat oknum pegawai berhasil ditangkap. Aksi tersebut telah memakan korban 780 orang yang telah mengeluarkan dana sebesar Rp 80 juta sampai Rp 130 jutat.

“Kami sudah mengantongi barang bukti dari tindakan kecurangan rekrutmen CPNS dari K2 berupa kwitansi administrasi CPNSm KTP korban, fotokopi SK CPNS bodong dan surat penting lainnya,” ucapnya.

Penelusuran dan penyisiran kecurangan rekrutmen CPNS, lanjut Itong, terus diperketat. Apalagi langkah GHK2-IB dan FHK2I ini didukung sepenuhnya oleh Komisi II DPR RI, Komite III DPD RI, PB PGRI dan jajarannya seluruh Indonesia, KSPI dan ITUC, ICW dan Komite Rakyat Pemberantas Korupsi.

“Dalam waktu dekat ini DPP FHK2-I akan menggelar Rakornas di Kota Bandung dan hasil dari Rakornas ini akan disampaikan ke Rakornas PGRI yang Insya Allah dilaksanakan pada 28 Agustus 2015 serta akan disampaikan ke Komisi II DPR RI dan Komite III DPD RI. Bahkan tidak menutup kemungkinan apa yang telah kami temukan di lapangan  tentang kecurangan-kecurangan rekrutmen CPNS ini akan kami sampaikan ke Presiden,” pungkasnya. (esy/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top