Grebek Indekos, Belasan Penghuni Positif Narkoba – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Grebek Indekos, Belasan Penghuni Positif Narkoba

PEKANBARU – Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Riau untuk memberantas peredaran norkoba terus dilakukan. BNN melakukan razia di sejumlah kos-kosan di kota Pekanbaru, Selasa (25/8) sore. Dari empat lokasi yang dirazia,  petugas berhasil menjaring 16 penghuni kos yang urinenya positif mengandung narkoba.

Pantauan  Riaupos.co, awalnya petugas melakukan razia terhadap penghuni kos yang  di Jalan Harapan Raya, Kecamatan Bukitraya. Setelah dilakukan tes urine, tiga orang wanita dan satu orang pria terdiagnosa menggunakan narkoba.

Dari sini, petugas melanjutkan ke kos-kosan lainnya yang berlokasi di Jalan Wolyorejo, di kawasan Gobah. Dari sejumlah penghuni kos yang kebanyakan wanita ini, petugas kembali menjaring terduga penyalahguna narkoba sebanyak  dua orang wanita dan satu pria.

Iring-iringan mobil petugas BNN selanjutnya bergerak ke sebuah kos-kosan dua lantai yang berada di Jalan Meranti, kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Sukajadi. Disini petugas menjaring tiga wanita lainnya termasuk satu orang pria yang juga positif mengkonsumsi narkoba.

Tempat terakhir yang menjadi terget petugas BNN adalah sebuah kontrakan yang belokasi di Jalan Selamat, kelurahan Labuh Baru Timur. Dari belasan penghuni kontrakan yang urinenya di tes petugas, hanya dua orang yang terbukti positif mengandung narkoba yakni satu pria dan satu wanita.

“Jumlah keselurahan yang kita jaring pada razia sore ini ada 16 orang. 13 orang dinyatakan positif narkoba, sementara tiga lainnya belum bisa kita tes karena urinenya tidak bisa keluar. Namun saat kita desak ketiganya mengaku sebagai pemakai,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun.

Dari belasan pria dan wanita yang terjaring tersebut, rata-rata masih sangat muda bahkan ada yang masih berumur 17 tahun. Mereka selanjutnya dibawa petugas ke markas BNN Provinsi Riau yang berada di Jalan Pepaya Pekanbaru untuk dilakukan pendataan dan proses lebih lanjut.

“Kita akan langsung lakukan Assesment kepada mereka untuk menghetahui sejauh mana mereka ini menggunakan narkoba, apakah pada kategori coba-coba atau sudah ketergantungan. Bagi yang sudah ketergantunagn akan dilakukan rawat inap, sementara yangkategori coba-coba akan dirawat jalan,” tukas Haldun. (fit/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top