Tidak Ada Alokasi Anggaran untuk Pembangunan Gedung Baru DPR – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Tidak Ada Alokasi Anggaran untuk Pembangunan Gedung Baru DPR

JAKARTA – Rencana anggota DPR RI untuk memperoleh gedung baru tampaknya belum bisa terwujud. Pasalnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menegaskan proyek penataan ulang parlemen‎ belum masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Hal itu diketahui dari RUU APBN Tahun Anggaran 2016 beserta nota keuangannya dibacakan dalam rapat ‎paripurna DPR Selasa (25/8).

“Di nota keuangan tidak ada,” tegasnya singkat kepada www.JawaPos.com usai menghadiri rapat paripurna, Selasa (25/8).

Jawaban Bambang itu semakin menunjukkan bahwa proyek pembangunan DPR yang terdiri dari tujuh tahap memang belum bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2016. Namun, hal itu tergantung pada pembahasan tingkat lanjut antara pemerintah dengan badan Anggaran (banggar) DPR. Sebab, bisa saja anggaran pembangunan proyek menggunakan dana optimalisasi dari sisa program DPR yang sudah terealisasi.

Sejumlah anggota DPR memang gencar melontarkan wacana tentang perlunya pembangunan fasilitas baru di DPR. Di antaranya perpustakaan, alun-alun demokrasi dan beberapa fasilitas tambahan untuk ruangan sfaf ahli anggota DPR.

Namun, anggota DPR dari Partai NasDem, Patrice Rio Capella mengatakan, ada skala urgensi dan prioritas dalam pembangunan proyek-proyek itu. Misalnya, pembuatan kantor untuk staf atau tenaga ahli para anggota DPR diutamakan dulu.

Sementara yang kurang urgen ditunda dulu. ”Mimbar demokrasi dan segala macamnya itu kan bisa ditunda,” tutur dia.

Jadi, menurut dia, tidak ada salahnya jika pemerintah mewujudkan beberapa pembangunan yang memang sangat dibutuhkan oleh DPR. “Jadi, dari tujuh itu, satu atau dua bangunan bisa dimasukkan ke RAPBN,” pungkasnya. (dna/JPG/jpnn)‎

loading...
Click to comment
To Top