Apakah Tren Batu Berakhir? Ini Kondisi Pasar Batu Rawabening – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hiburan

Apakah Tren Batu Berakhir? Ini Kondisi Pasar Batu Rawabening

BANYAK orang memprediksi tren batu akik mulai berakhir. Berbagai indikator disampaikan untuk mendukung argument itu.

Ada yang dilandasi fakta dan realitas, ada juga yang tidak masuk akal. Namun berbagai analogi itu harus didukung dengan kondisi realistis pasar batu.

Di Indonesia, ada sebuah pasar batu akik yang mungkin saja terbesar di Asia Tenggara atau Asia secara keselusuruhan. Adalah pasar batu akik yang terletak di Rawabening, Jakarta Timur.

Bagaimanakah kondisi terakhir pasar tersebut? Hasil pantauan menunjukkan pasar batu akik Rawabening masih ramai, namun tidak seramai bulan-bulan sebelumnya.

Orang tetap datang membeli batu akik, para pengrajin batu akik juga asik menggosok. Meskipun kondisinya tidak sehebat dahulu saat memboming untuk pertama kalinya.

Adapun harga batu akik di Rawabening mulai berangsur turun harga. Batu yang awalnya dipatok dengan harga puluhan juta mulai turun beberapa persen.

Batu yang sulit laku di Rawabening adalah Batu Bacan dengan harga puluhan juta. Para pedagang juga ogah menurunkan harganya terlalu jauh, sebab dahulu ia membeli dengan harga tinggi.

Sedangkan, ada juga penjual yang mulai menurunkan Batu Bacan dengan harga miring. Persaingan harga semakin kompetitif.

Fakta ini menunjukkan tren batu masih tetap ada, hanya saja pasar lesu dan turunnnya daya beli masyarakat. Juga karena banyak orang telah memiliki batu akik dan banyak yang berprofesi sebagai pemasok. (*)

loading...
Click to comment
To Top