Pasangan Sukma – Abd Hakim Adukan KPUD Bulukumba ke DKPP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Pasangan Sukma – Abd Hakim Adukan KPUD Bulukumba ke DKPP

FAJARONLINE, BULUKUMBA — Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bulukumba jalur independen, Sukma Nurani Amperia – Abd Hakim, mengancam akan melaporkan pihak komisioner KPUD Bulukumba ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Upaya ini bakal ditempuh menyusul keputusan KPU yang menguggurkan dalam verifikasi faktual terakhir sebelumya.
Calon wakil bupati Bulukumba, Abd Hakim, mengungkapkan, pihaknya sedang menunggu hasil pelaporan dari Panwaslu, karena kasusnya masih berproses hukum yang sedang berjalan. Sehingga kalau hasilnya menguatkan bukti bahwa terjadi ada pelanggaran yang dilakukan penyelenggara, maka memungkinkan akan membawa masalah ini ke DKPP. Bahkan, sikap KPU menguggurkan dalam verifikasi, sebab kurang dukungan dinilai tidak berdasar. Bukti dukungan sah yang diserahkan sudah cukup.
“Iya, mungkin saja ke DKPP. Tapi, masih menunggu dulu hasil dari Panwaslu,” katanya.
Menurutnya, rekomendasi sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ke KPU, yang menyebutkan ada surat dukungan tidak sah, seharusnya tidak perlu dilakukan. Catatan sipil tidak memiliki kewenangan mencampuri terlalu jauh masalah yang ada di KPU. Dia mestinya hanya berbicara soal pemutahiran data semata, tak ada relevansinya dengan verifikasi. Makanya kata dia, tidak salah jika KPU menyesampingkan apa yang direkomendasikan. Campur tangan catatan sipil juga bisa berdampak pidana sebenarnya.
“Tidak ada hubungannya Capil dengan KPU. Makanyan, Capil harus bertanggungjawab. Kami akan menuntut dia secara pidana,” tegasnya.
Hakim menuntut supaya sekretaris Capil, Andi Pamenery, segera dicopot dari jabatannya, sebab telah menjadi provokasi dalam verifikasi faktual. Buktinya, gara-gara rekomendasi ke KPU dan ke PPK menyebabkan dukungan berkurang. Karena sebagian dianggap tidak bersyarat, ada ditemukan palsu. Padahal, PPK seharusnya patuh dan tundu pada atasan tertinggi.
“Kami tidak main-main, saya akan menuntut karena berhak lolos. Tapi, kalau memang tidak, saya terima. Yang penting sudah sesuai prosuder,” katanya.
Sebelumnya, Sukma-Hakim menguggat KPU dan Capil karena menduga adannya kecurangan dan kesalahan dalam rekapitulasi tahap dua diberapa desa berbeda.

Sebelumnya, Ketua KPUD Bulukumba Azikin mengatakan, ia selalu menghadapi hal itu. “Itu kita jalani. Biarkan proses hukum yang berjalan,” ungkapnya.

Sementara,  Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bulukumba, menegaskan laporan pasangan calon (Paslon) Independesn Sukma-Hakim masih berproses dam belum ada putusan.

Ketua Panwaslu Kabupaten, Muh Amin mengatakan, sampai detik ini pihaknya belum bisa menyimpulkan hasil laporan Paslon Sukma-Hakim, pasalnya, sampai saat ini pihaknya masih terus berproses, hasilnya baru akan diketahui setelah menelaah bukti serta meminta klarifikasi terhadap seluruh pihak yang berkaitan dengan laporan tersebut.

“Kita masih melakukan proses pemeriksaan hingga saat ini,” katanya. (taq/wik)

To Top