Rawan Pencurian, Kapolres Temanggung Imbau Petani Tembakau Waspada – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Rawan Pencurian, Kapolres Temanggung Imbau Petani Tembakau Waspada

TEMANGGUNG – Kapolres Temanggung, Jawa Tengah, AKBP Wahyu Win Hardjanto menghimbau para petani tembakau di Kabupaten Temanggung untuk selalu waspada terhadap aksi pencurian daun tembakau. Saat musim panen seperti sekarang sangat rawan aksi pencurian daun tembakau.

Di sela-sela gelar perkara tertangkapnya tersangka pencurian daun tembakau di Kecamatan Kaloran, Kamis (27/8), Kapolres mengimbau agar para petani bisa menjaga lahan tembakau utamanya malam hari untuk mencegah aksi pencurian daun tembakau.
“Memasuki masa panen tembakau, para pelaku pertembakauan khususnya petani diharapkan bisa selalu berjaga-jaga di lahannya khususnya di malam hari, agar bisa menghindari aksi pencurian,” imbaunya.
Kapolres menjelaskan, modus modus yang harus diwaspadai oleh para pelaku pertembakauan adalah berpura-pura menjadi membeli atau menebas daun tembakau, kemudian menyuruh orang lain memanen daun tembaku tersebut.
“Seperti yang terjadi wilayah Kaloran ada orang yang memakai modus sudah menebas daun tembakau, kemudian menyuruh orang lain memetik, setelah diselidiki ternyata hanya berpura-pura,” katanya.
Kerawanan yang kedua adalah transaksi jual beli tembakau biasa hanya berdasar kepercayaan, tanpa ada tanda bukti transaksi jual beli, hal tersebut akan menyulitkan proses hukum apabila terjadi masalah atau perselisihan.
“Bila ada transaksi jual beli tembakau, baiknnya ada tanda bukti atau tanda terima, karena bila terjadi perselisihan akan memudahkan proses hukum karena ada bukti bukti tertulis,” terangnya.
Kapolres juga berpesan agar para pelaku pertembakuan bila bertransaksi dalam jumlah besar, sebisa mungkin dihindari pembayaran melalui uang cash, karena hal tersebut rawan tindak kriminal seperti pencurian, perampasan atau perederan uang palsu.
“Alangkah baiknya kalau transaksi bisa dilakukan dengan transfer melalui perbankan, jadi akan lebih aman,“ pungkasnya.
Sementara itu jajaran Satreskrim Polres Temanggung berhasil menangkap dalang aksi pencurian tembakau di wilayah Kecamatn Kaloran. Warga yang tertangkap tersebut adalah Za (35) warga Kaloran, Kabupaten Temanggung.
Saat gelar perkara Za berkilah bahwa aksinya tersebut dilakukan secara tidak sengaja. Dirinya hanya salah petik daun tembakau milik orang lain.
“Awal mula saya ditawari oleh bapak Rais untuk menebas tembaku miliknya, kemudian saya menyuruh orang untuk memetik daun tersebut, karena tidak tahu lokasi pastinya, yang dipetik malah milik Bapak Banar yang sudah ditebas oleh Bapak Tasori,” kilahnya.
Ia mengakui kalau sudah memetik daun tembakau milik Banar yang bukan haknya sejumlah 167 kilo, dan daun tersebut masih belum laku dijual, masih tersimpan di rumahnya.
Kasubaghumas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengungkapkan tertangkapnya tersangka berdasarkan keterangan dua orang saksi yang disuruh oleh tersangka memetik daun tembakau.
“Tersangka sempat buron beberapa hari, namun berhasil kita tangkap di rumahnya Rabu (26/8) kemarin, tersangka bakal kita jerat pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” katanya. (din)

loading...
Click to comment
To Top