Astagfirullah… Tahi Lalat Nenek Ini Berubah Jadi Tanduk – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Internasional

Astagfirullah… Tahi Lalat Nenek Ini Berubah Jadi Tanduk

INI merupakan peringatan untuk selalu berhati-hati memilih obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit. Seperti yang diderita oleh Liang Xiuzhen delapan tahun lalu. Akibat menggunakan obat tradisional untuk mengobati rasa gatal yang terdapat di tahi lalatnya, obat tersebut justru merubahnya penampilannya menjadi menyeramkan.

Ya, kepala Liang Xiuzhen kini terlihat berbeda dengan kepala kebanyakan orang. Tanduk berukuran besar muncul dikepalanya seperti badak.

Pengobatan dengan cara tradisional tersebut awalnya tak ada efek samping dan terlihat mulai membaik. Namun, perubahan terjadi sekitar dua tahun setelahnya. Tahit lalat tersebut terlihat seperti terbuka, dan benda kecil mirip tanduk muncul kepermukaan kulit kepalanya. Mulanya, hanya seukuran jari dan memiliki panjang beberapa inchi.

Wang Zhaojun yang merupakan anak Liang Xiuzhen mengatakan bahwa dia telah membawa ibunya ke rumah sakit untuk diobati. Namun, dokter tidak dapat mendiagnosa penyakit apa yang diderita oleh Liang Xiuzhen. Dan setelah itu ibunya selalu menolak untuk dibawa ke rumah sakit

“Ketika tidak ada tanda-tanda jika tanduk yang ada di ubun-ubun nenek itu membesar maka keluarga pun tidak begitu memperhatikannya,” demikian sebagaimana diberitakan dailymail.

Pada awal tahun ini, ketika Wang Zhoujun sedang mencuci rambut ibunya tiba-tiba ia kaget kalau sudah ada tanduk yang berukuran besar muncul di kepala ibunya. Rupanya munculnya tanduk yang kedua lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan dengan tanduk yang pertama.

“Dalam enam bulan benda itu sudah berukuran panjang lima inci dan berdiamter dua inci. Benda yang tumbuh di kepalanya ini warna dan sisiknya menyerupai tanduk binatang,” tambah Wang Zhaojun.

Bukan hanya itu, kulit disekitar tanduk itu pun berubah warna menjadi merah dan sesekali bisa terlihat aliran darah yang mengalir. Akibatnya kondisi itu membuat Liang Xiunzhen merasakan perih hingga membuatnya susah tidur.

Dokter telah mengidentifikasi jika benjolan ini adalah penyakit kulit yang sudah menjadi tanduk dan dapat dibuang dengan proses bedah, tergantung dari kondisi fisik pasien. Dokter juga khawatir jika hal ini bisa tumbuh menjadi kanker. Wang Zhaojun selaku anak yang selama ini merawat ibunya berharap jika penyakit ibunya bisa cepat terobati dan lepas dari rasa perih yang dideritanya. (Imn)

Click to comment
To Top