Djeni Hasmar : Tidak Usah Persoalkan Letak Ibukota Kepton – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Djeni Hasmar : Tidak Usah Persoalkan Letak Ibukota Kepton

JAKARTA – Mantan Anggota Komisi II DPR RI, Djeni Hasmar turut angkat bicara terkait dengan pernyataan salah satu anggota DPRD Sultra, Suwandi Andi yang menyatakan pemekaran Propinsi Kepulauan Buton (Kepton) masih terkendala dengan letak ibukota. Menurut Suwandi, penunjukan Kota Baubau sebagai ibukota Kepton belum secara spesifik.

“Tidak usah dipersoalkan lagi soal polemik ibukota, karena usulannya itu sudah lama. Jadi sebenarnya tidak ada masalah, karena sudah disepakati di Baubau. Jadi walaupun di kecamatan Betoambari, Murhum atau di kecamatan mana, yang jelas masih didalam kota Baubau,” tegas Djeni Hasmar, Jum’at (28/8).

Djeni pun berharap kedepan tidak lagi terjadi hal-hal yang bisa menghambat proses pemekaran seperti yang sebelumnya terjadi pada Propinsi Buton Raya. Misalkan, disaat semua pihak sudah menyepakati, tiba-tiba ada oknum-oknum yang menginginkan perubahan seperti letak ibukota dan lainnya.

“Banyak pengalaman di zaman saya dulu tentang sengketa ibukota. Jadi untuk tidak menimbulkan masalah baru maka tentang usulan ibukota itu harus betul-betul dari kesepakatan semua pihak supaya jangan sampai terkendala seperti pengalaman kita seperti di Kabupaten Buton Utara,” jelasnya.

Djeni pun mengakui jika apa yang dikatakan Suwandi Andi ada benarnya. Dijelaskan, apa yang dimaskud Suwandi Andi harus ada titik yang jelas tentang letak ibukota dikecamatan mana. Pasalnya, saat ini pusat ibukota adalah di Baubau, akan tetapi Kota Baubau itu daerah otonom yang mempunyai luas wilayah dan lainnya.

“Jadi bicara tentang kewilayahan kota Baubau itu tentu harus ada batas-batasnya dimana serta pusat ibukota Kepton dimana. Kalau di zaman saya dulu, Pak Sjafei Kahar sudah mempersiapkan bekas kantor bupati untuk dijadikan kantor gubernur yang letaknya di Kota Baubau. Jadi sebenarnya sudah tidak perlu dipersoalkan lagi,” paparnya. (hrm)

To Top