Derita Kanker Payudara, Artis Ini Tuntut Eks Managernya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hiburan

Derita Kanker Payudara, Artis Ini Tuntut Eks Managernya

FAJARONLINE, HOLLYWOOD – Shannen Doherty ternyata telah didiagnosa menderita kanker payudara dan tampak­nya harus menjalani operasimastectomy dan chemothera­py. Hal ini terungkap melalui tuntutan yang ditujukan kepada bekas manajernya. Tuntutan ini belum lama dimasukkan ke pengadilan oleh bintang Bev­erly Hills 90210 dan Charmed ini. Dokumen tuntutan ini berhasil didapat oleh The Hol­lywood Reporter.

Dari tuntutan itu juga diketa­hui jika kanker yang berada di payudaranya telah menyebar. Hal ini disebabkan, menurut apa yang dilaporkan Doherty dalam tuntutan tersebut, karena ia tidak ditanggung oleh asur­ansi kesehatan yang benar.

Produser TV berusia 44 tahun ini menuntut Tanner Mainstain, mantan manajer bisnisnya yang dicap gagal untuk mencarikan asuransi pre­mium melalui Screen Actors Guild (SAG) yang sebenarnya bisa didapat jika diurus dalam waktu yang ditentukan.

“Di November 2013, SAG telah mengirimkan tagihan premium kepada Tanner Mainstain untuk penanggu­nan insuransi medis selama tahun 2014 untuk sang pe­nuntut. Tetapi, pihak yang dituntut mengabaikan tagi­han itu dan gagal membayar iurannya tanpa memberi tahu kepada pihak penuntut dan kemudian segera memutus­kan hubungan kerja den­gan pihak penuntut efektif 7 Februari 2014,” begitu yang tertulis dalam tuntutan.

Doherty dipecat sebagai klien Tanner dengan status di mana ia tidak terasuransikan dan tidak mengetahui hal terse­but. Dan, ketika ia mendaftar ulang asuransi SAG di 2015, di mana ia mengetahui jika ia terkena kanker.

“Shannen diinformasikan jika sebelumnya ia ditanggung asuransi, kanker memiliki po­tensial untuk bisa dihentikan yang berarti tidak mengharus­kannya menjalani pengobatan sepertimastectomy dan che­motherapy. Jika ia harus men­jalani operasi dan perawatan itu artinya ia akan melewati banyak penderitaan,” tamba­han dari penjelasan dalam dokumen.

Tampaknya Shannen san­gat kesal dengan perlakuan mantan manajernya karena ia juga menuntutnya dengan praktik tidak etis. Diterang­kan jika manajernya sering sekali mengontrol keuangan dan aset klien serta juga tidak segan-segan menipu dan mem­bohongi klien. “Mereka juga sering mengatur transaksi yang tidak masuk akal hanya untuk menutupi kesalahan mereka sendiri.”

Tuntutan Doherty ke penga­dilan tidak sendirian. Suamin­ya, Kurt Iswarienko, juga ikut memasukan tuntutan kepada perusahaan akutansi dimana mantan manajer Doherty ber­naung.(rmol)

loading...
Click to comment
To Top