Polman Mencekam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Polman Mencekam

FAJARONLINE, POLMAN — Polewali Mandar (Polman) mencekam. Insiden penembakan yang menewaskan Prada Juliadi, anggota Yonif 721 Makassau, Polman, di Sirkuit Sport Center, Minggu, 30 Agustus, kemarin, pemicunya. Insiden maut tersebut meluas. Aksi saling serang dua kubu, Polri dan TNI, tak terelakkan. Puncaknya pada pukul 18.30 Wita, malam tadi.

Pantauan FAJAR, aksi saling serang ini pecah di tiga lokasi. Dua di antaranya di sekitar Kantor Polres Polman dan satu aksi di Markas Kodim 1401/Majene. Beberapa personel dari kedua pihak juga dikabarkan mengalami luka-luka. Sedikitnya dua anggota polisi mengalami luka tikam, sementara seorang prajurit TNI luka akibat dikeroyok.

Tak hanya itu, satu pos polisi dan satu unit truk Dalmas hancur. Nahasnya lagi, seorang warga sipil jadi korban karena diduga anggota dari kubu yang bertikai. Informasi terakhir, hampir 70 persen aparat Polres Majene bersiaga di kantor Polres Polman. Mereka melengkapi diri dengan persenjataan. Sementara dari pihak TNI juga bersiaga di wilayah masing-masing.

Situasi ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol FB Mangera. Namun, kata dia, tim pengamanan dari kedua pihak sudah menguasai lokasi. “Sejauh ini, kita masih berusaha menenangkan situasi,” singkatnya.

Sementara itu, Kasdam VII/ Wirabuana, Brigjen TNI Kurnia Dewantara mengimbau kepada seluruh anggota menahan diri. Dia pun menjamin, situasi di Polman tidak akan merembes ke wilayah lain.

Sementara itu, pelaku penembakan terhadap Prada Juliadi telah diamankan di Kantor Polres Majene. Keduanya adalah Briptu Satwan dan Bripda Heri. Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol FB Mangera. “Pelakunya sudah diamankan. Kita masih terus melakukan penyelidikan. Kapolda dan Pangdam juga sudah bertemu untuk membahas masalah ini,” ucapnya.

Semua pelaku ditegaskannya akan ditindak. Baik dari pihak Polri maupun TNI. Pasca insiden maut tersebut, Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiar dan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Setiadji langsung menuju lokasi kejadian. Keduanya pun langsung mengambil alih pasukan dari masing-masing institusi.

“Pangdam telah mengambil alih pasukan di sana. Semua pasukan telah ditenangkan,” jelas Kurnia. Dari pihak kepolisian, Kapolda telah berkoordinasi dengan kesatuan setempat. Dan memimpin langsung pasukan yang tengah berkumpul di Polres Polman.

“Kapolda sudah di sana dan juga telah mengambil alih pasukan,” ucap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol FB Mangera. “Saya tarik semua agar aman. Intinya rekan semua saling jaga kondisi,” tuturnya. Polres Polman juga mengakui jika ada korban luka di pihak polisi. “Ada dua terluka akibat perkelahian itu, saat ini dirawat di RSUD Polewali,” katanya. (ham-din-hen/ars-har)

loading...
Click to comment
To Top