Kejati Bermohon Penyitaan Barang Bukti BNI ke PN – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Kejati Bermohon Penyitaan Barang Bukti BNI ke PN

FAJARONLINE, MAKASSAR – Pengusutan dugaan korupsi beruta gratifikasi sertifikat tanah di BPN terus berlanjut di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar. Selain melakukan pemeriksaan terhadap legal officer kantor wilayah Bank BNI Makassar, Tony dan bagian logistik, kini tim penyidik Kejati juga mengajukan permohonan izin penyitaan beberapa bang bukti, di antaranya slip penyetran tunai BNI Makassar ke Ketua Pengadilan Negeri Makassar. “Pemeriksaan saksi ini guna untuk melakukan klarifikasi terkait dokumen yang diperlukan dalam proses penyidikan,” ujar Noer Adi.

Barang bukti tersebut bisa menjadi bukti petunjuk dalam menelusuri dugaan suap pembuatan sertifikat lahan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar. Dalam kasus dugaan suap pembuatan sertifikat lahan seluas tiga haktare di Tamalanrea Kelurahan Parangloe. Dalam kasus ini penyidik Kejati Sulselbar telah menetapkan dua tersangka masing-masing Kepala Seksi Sengketa Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Makassar, Muhammad Hatta dan seorang pengusaha, Jefri Wiseng. “BNI telah kami minta datang menunjukkan slip setoran yang akan di jadikan barang bukti. BNI sudah menunjukkan bukti asli slip setorannya,” ujar Koordinator Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sulselbar, Noer Adi di ruang kerjanya, Senin 31 Agustus.

Noer mengatakan, ada dua slip setoran uang yang ditunjukkan. Pertama bukti slip setoran sebesar Rp50 juta dan Rp10 juta. Menurut dia, slip setoran yang diserahkan tersebut selanjutnya dijadikan sebagai alat bukti dalam kasus dugaan suap di BPN tersebut. “Kita sudah melakukan pengecekan terhadap slip setoran yang telah diserahkan, apakah asli atau hanya kopian,” katanya. (ida)

loading...
Click to comment
To Top