Survei Adhyaksa: AIS Ungguli Jauh Rival – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Survei Adhyaksa: AIS Ungguli Jauh Rival

FAJARONLINE, BARRU — Peluang Andi Idris Syukur terpilih kembali (oppo) dalam pilkada Barru 9 Desember 2015 mendatang makin terbuka lebar. Survei elektabilitas pasangan nomor urut 3 itu jauh meninggalkan dua rivalnya di sisa tiga bulan jelang pencoblosan. Setelah Indeks Politica Indonesia (IPI) yang mengunggulkan AIS, kini giliran lembaga survei dan konsultan politik Adhyaksa Supporting House (ASH) yang menempatkan pasangan perpaduan birokrat itu berada di posisi teratas.

Direktur ASH, Irfan AB mengakui, hasil survei terbarunya, Idris-Suardi belum tertandingi dua rivalnya, baik Malkan Amin-Salahuddin Rum maupun Anwar Aksa-Adhan. “Peluang Idris Syukur lebih terbuka lebar. Surveinya saat ini masih cukup tinggi dibanding Anwar serta rival lainnya, Malkan Amin,” ujar Irfan AB, Senin 31 Agustus.

Sebelumnya, IPI memprediksi AIS bakal keluar sebagai pemenang dalam pilkada mendatang. IPI beralasan pergerakan AIS lebih terarah dibanding pasangan lain. Apalagi, isu yang dihembuskan menjatuhkan Idris, justru tidak berpengaruh banyak di masyarakat.

Terkait hasil survei itu, juru bicara AIS, Arif Saleh menanggapi positif. Kedua lembaga survei lokal itu selama ini sering melakukan penelitian atau riset sehingga hasilnya diyakini bisa dipertanggungjawabkan. “Kalau lembaga profesional yang menyampaikan temuan risetnya, tentu saja kita bisa percaya, karena pasti mereka menurunkan tim survei, dan hasilnya tidak direkayasa,” kata Arif.

Meski AIS diunggulkan, namun mantan jurnalis itu mengingatkan tim dan relawan tidak over convindence, melainkan tetap harus fokus menyosialisasikan, dan bersama memenangkan pasangan AIS. “Hasil survei itu harus kita jadikan sebagai pelecut dan penambah semangat untuk terus bersama-sama menyosialisasikan AIS di masyarakat. Kita tidak boleh lengah, karena jangan sampai ada pihak tertentu ingin menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan kita,” tandasnya. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top