Andi Rio: Bonsel Harus jadi Daerah Otonomi Baru – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Andi Rio: Bonsel Harus jadi Daerah Otonomi Baru

JAKARTA–Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Andi Rio Idris Padjalangi menegaskan dirinya siap mengawal pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk Bone Selatan. Dengan jumlah 27 kecamatan di Kabupaten Bone, kata dia, maka akan sulit untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat. Pemekaran kemudian dinilai Rio sebagai jalan keluar yang paling ideal.

Sebanyak lebih dari 200 ribu penduduk yang ada pada enam kecamatan saat ini menurut Rio sedang menunggu pemerintah pusat mengambil keputusan agar memekarkan daerah ini dari kabupaten induk. Tujuannya, mendekatkan pelayanan, mempercepat pembangunan, mengurangi kesenggangan antara daerah yang dekat dari pusat ibu kota kabupaten dengan daerah yang jauh dari kota.

“Bone Selatan ini sangat bersyarat untuk jadi kabupaten baru. Kasian masyarakat, terlalu jauh dari pusat pemerintahan. Bayangkan jika satu kabupaten mengurus 27 kecamatan. Terlalu gemuk. Tidak akan maksimal. Kenapa seh harus berpikir jika bicara mendekatkan pelayanan masyarakat,” tegas Rio di gedung DPR RI, Rabu, 2 September.

Dukungan juga datang dari Anggota Komisi II DPR RI yang mengurus masalah pemekaran daerah ini, Muhammad Amran. Menurutnya, riak-riak permintaan pemekaran khususnya di Sulsel jelas berdasarkan kebutuhan. Apalagi, kata Amran, semua daerah yang telah mekar di Sulsel semuanya menunjukkan hasil yang maksimal. Dengan demikian tidak ada alasan untuk menolak DOB ini.

“Khusus Sulsel saya tahu bahwa ini merupakan kebutuhan. Pemekaran yang diminta tidak lain karena keinginan agar percepatan pembangunan dilakukan secepat mungkin. Dan, di Sulsel semua pemekaran berhasil,” legislator Partai Amanat Nasional ini.

Komisi II sendiri menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan empat daerah yang mengusulkan DOB yakni Bone, Luwu Tengah, Parigi Moutong, dan Balangnipa Sulbar, Rabu, 2 September. Seluruh fraksi di Komisi II memberikan dukungan pembentukan daerah baru ini. Termasuk Ketua Komisi II DPR RI, Rambe Kamrulzaman juga memberikan dukungan. Komisi II akan menggelar RDP dengan Kemendagri pada 12 atau 13 September nanti. (arm)

loading...
Click to comment
To Top