Pasar Rawabening Tetap Ramai, Tapi Harga Batu Turun Drastis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hiburan

Pasar Rawabening Tetap Ramai, Tapi Harga Batu Turun Drastis

TREN Batu Akik sejatinya masih ada. Hanya saja daya beli masyarakat menurun. Hal ini dipengarhui berbagai faktor, di antaranya sudah banyak yang memiliki batu akik, harga yang terlalu tinggi, krisis ekonomi yang melanda Indonesia, dan banyaknya penipuan lewat jualan online.

Jika anda pergi ke Pasar Batu Akik terbesar di Asia Tenggara, yaitu di Rawabening, Jakarta Timur, sungguh masih sangat ramai. Bahkan bagaikan pasar senggol, karena di sana kita bersenggolan dengan para pengunjung.

Apalagi jika anda mengunjungi pasar tersebut pada hari Sabtu dan Minggu. Sangat ramai. Di sekitaran emperan pasar juga ramai.

Hanya saja, harga batu akik di Rawabening tidak sebagaimana awal ngetren dahulu. Batu turun drastis. Bahkan harga lempengan batu Bacan Palame rade B, dengan ciri-ciri dominan warna hitam, dan warna hijau yang mulai rekah, berada di kisaran harga 100 ribu rupiah.

Ukuran batunya dapat empat sampai lima cincin ukuran jumbo dan kantoran. Besar dan murah bukan? Jika anda tidak percaya silahkan kunjungi Pasar Rawabening, khusus di emperannya. Kebanyakan penjualnya mendagangkan batu secara langsung, tidak menjual secara online.

loading...
Click to comment
To Top