Tujuh Remaja Tukang Onar Mati Kutu Saat Dibekuk Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Tujuh Remaja Tukang Onar Mati Kutu Saat Dibekuk Polisi

BATUAJI – Tujuh dari 11 pelaku pengrusakan terhadap rumah warga Cipta Pandawa Asri Buliang, Kusmana berhasil dibekuk jajaran buser Polsek Batuaji, Rabu(2/8).

Pelaku tersebut diantaranya, Ot 16, Hr 17 Rz 20, Mu 18, Sw 18, Bm 15.  Sementara  empat pelaku lainnya masih dalam pencarian yakni , Gl, Ed, Tn, Ri.

Seperti dikutip dari Batam Pos, masalah ini dipicu gara-gara main futsal antara pemain fans Viking dengan anggota kelompok Vegas Family sehingga terjadi pengerusakan rumah korban. Sekarang ini para pelaku masih di Polsek Batuaji serta barang bukti pecahan kaca rumah, kayu broti.

Pengakuan salah satu pelaku, OT mereka melakukan hal tersebut karena mendengar salah satu rekannya disandera oleh kelompok Viking.

“Teman kami disandera makanya kami ke rumah itu,” ujarnya, Rabu (2/9) siang.

Usut punya usut ternyata aksi solidaritas mereka salah sasaran, tidak terima rumahnya dirusak, pemilik rumah akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Batuaji pada hari yang sama dengan kejadian itu.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah mengatakan, para pelaku berhasil ditangkap setelah pengembangan dari keterangan saksi dan pelaku yang ditangkap pertama kali yakni Al pada 27 juli.

Setelah itu, anggotanya kemudian memburu pelaku lainnya dan berhasil meringkus enam pelaku lainnya, diantara ke tujuh pelaku ada dua yang masih dibawah umur. Akibat perbuatan mereka akan dikenakan Pasal 170 ayat 1 jo 2 tentang pengerusakan dengan ancaman tujuh tahun penjara.

“Ada dua yang dibawah umur, berkasnya kami pisahkan,” kata Andy  di hadapan pewarta, Rabu (2/9) Siang.

Dia menyampaikan para pelaku merupakan sekolompok remaja yang kerap keluyuran saat malam hari. Untuk itu, dia mengimbau kepada orang tua masyarakat Batuaji agar selalu memperhatikan gerak-gerik anak-anaknya, jangan sampai keluyuran sampai tengah malam.

“Mereka merupakan sekelompok remaja yang meresahkan masyarakat. Saya imbau kepada para orang tua di Batuaji agar memperhatikan anak-anaknya jangan sampai membuat onar di tengah masyarakat,” ujar Andy. (cr13)

loading...
Click to comment
Ragam

Tujuh Remaja Tukang Onar Mati Kutu Saat Dibekuk Polisi

BATUAJI – Tujuh dari 11 pelaku pengrusakan terhadap rumah warga Cipta Pandawa Asri Buliang, Kusmana berhasil dibekuk jajaran buser Polsek Batuaji, Rabu(2/8).

Pelaku tersebut diantaranya, Ot 16, Hr 17 Rz 20, Mu 18, Sw 18, Bm 15.  Sementara  empat pelaku lainnya masih dalam pencarian yakni , Gl, Ed, Tn, Ri.

Seperti dikutip dari Batam Pos, masalah ini dipicu gara-gara main futsal antara pemain fans Viking dengan anggota kelompok Vegas Family sehingga terjadi pengerusakan rumah korban. Sekarang ini para pelaku masih di Polsek Batuaji serta barang bukti pecahan kaca rumah, kayu broti.

Pengakuan salah satu pelaku, OT mereka melakukan hal tersebut karena mendengar salah satu rekannya disandera oleh kelompok Viking.

“Teman kami disandera makanya kami ke rumah itu,” ujarnya, Rabu (2/9) siang.

Usut punya usut ternyata aksi solidaritas mereka salah sasaran, tidak terima rumahnya dirusak, pemilik rumah akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Batuaji pada hari yang sama dengan kejadian itu.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah mengatakan, para pelaku berhasil ditangkap setelah pengembangan dari keterangan saksi dan pelaku yang ditangkap pertama kali yakni Al pada 27 juli.

Setelah itu, anggotanya kemudian memburu pelaku lainnya dan berhasil meringkus enam pelaku lainnya, diantara ke tujuh pelaku ada dua yang masih dibawah umur. Akibat perbuatan mereka akan dikenakan Pasal 170 ayat 1 jo 2 tentang pengerusakan dengan ancaman tujuh tahun penjara.

“Ada dua yang dibawah umur, berkasnya kami pisahkan,” kata Andy  di hadapan pewarta, Rabu (2/9) Siang.

Dia menyampaikan para pelaku merupakan sekolompok remaja yang kerap keluyuran saat malam hari. Untuk itu, dia mengimbau kepada orang tua masyarakat Batuaji agar selalu memperhatikan gerak-gerik anak-anaknya, jangan sampai keluyuran sampai tengah malam.

“Mereka merupakan sekelompok remaja yang meresahkan masyarakat. Saya imbau kepada para orang tua di Batuaji agar memperhatikan anak-anaknya jangan sampai membuat onar di tengah masyarakat,” ujar Andy. (cr13)

loading...
Click to comment
To Top