AIS Perhatikan Keagamaan, Ini Buktinya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

AIS Perhatikan Keagamaan, Ini Buktinya

FAJARONLINE, BARRU – Pujian terhadap kandidat bupati Barru nomor urut 3 Andi Idris Syukur seakan tak ada hentinya. Kali ini datang dari Wakil Ketua DPRD Barru Andi Wawo. Di depan puluhan warga Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengakui perhatian Idris ke sektor keagamaan saat masih menjadi bupati di periode pertama 2010-2015. “Barru itu butuh pemimpin yang bukan hanya pembangunan fisik diperhatikan, tapi juga pengembangan keagamaan. Dan Pak Idris sudah membuktikan itu, dan beliau juga keluar-masuk masjid,” puji Andi Wawo, Jumat 4 September.

Di era kepemimpinan Idris, perhatian ke sektor keagamaan benar-benar terasa. Selain bisa merealisasikan pembangunan Islamic Center yang sudah menjadi salah satu ikon Barru, juga bantuan ke pembangunan masjid di sejumlah wilayah. Tak hanya itu, para guru mengaji, imam masjid, pegawai sara, juga mendapat insentif bulanan dari pemerintah. Bahkan, jika Idris terpilih kembali, akan dialokasikan penambahan insentif.

Bukan hanya itu, jumlah majelis taklim yang terbentuk dan aktif selama ini, angkanya melebihi jumlah dusun. Kelompok tersebut, rutin menggelar pengajian dan kegiatan dibawah pembinaan istri Idris, Andi Citta Mariogi. Di sektor pendidikan keagamaan, selain Pondok Pesantren DDI Mangkoso, beberapa pesantren lainnya akan berdiri di Barru. Begitu juga kegiatan keagamaan, hampir setiap saat dilakukan masyarakat.

Atas perhatian itu semua, lanjut Andi Wawo, pihaknya tanpa ragu memberikan dukungan penuh di pilkada, termasuk berbagai kebijakan Idris di DPRD saat masih menjabat kepala daerah. “Kami tidak ragu memback up dan bersama-sama beliau, karena memang di hatinya selalu mau bekerja dan melayani rakyat. Itulah salah satu alasan kami siap memenangkan kembali AIS,” katanya.

Sementara itu, salah saru Imam Masjid di Barru, Haji Sikki, mengapresiasi perhatian Idris terhadap keagamaan. Buktinya, banyak masjid yang pembangunannya tidak berjalan, tapi mampu diselesaikan. “Mengukur pemimpin itu bisa dilihat bagaimana perhatiannya ke pembinaan dan pengembangan keagamaan. Dan kita bersyukur sekali, Pak Idris selama ini sangat banyak memberi perhatian,” pungkasnya. (rilis)

 

Click to comment
To Top