Buwas Bakal Hapus Hukuman Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Buwas Bakal Hapus Hukuman Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba

JAKARTA – Menjadi Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) tidak mengecilkan semangat Komjen Budi Waseso dalam memberantas kejahatan. Sejumlah terobosan-terobosan sudah disiapkan mantan Kabareskrim itu. Salah satunya dirinya berencana menghapus rehabilitasi yang selama ini diterapkan bagi pengguna narkoba.

“Nanti tidak ada lagi istilah memakai-memakai,” ujar pria yang akrab disapa Buwas itu sebelum melaksanakan salat Jumat di Mabes Polri, kemarin (4/9).

Buwas yang mengenakan batik berwarna coklat dengan kopiah di kepalanya itu menilai rehabilitasi merugikan negara dua kali. “Duit negara keluar, generasi muda rusak,” imbuhnya.

Buwas beralasan, tindakan tegas harus diberikan kepada pengguna narkoba. Sebab, semakin hari, jumlah penggunanya di Indonesia terus bertambah. Bahkan  Buwas mengendus, peredaran narkoba tumbuh dan berkembang dengan berlindung pada pemakai.

Oleh karenanya, perlindungan yang diberikan undang-undang terhadap para penggunanya dinilainya tidak tepat.

Dia mencontohkan, apa yang dilakukan presiden dengan memberikan hukuman mati bagi para pengedar narkoba. Menurutnya, upaya penindakan yang tegas dirasa cocok jika melihat massifnya kejahatan narkotika.

Lebih lanjut lagi, ke depan pihaknya akan mendesak percepatan hukuman mati bagi pengedar narkoba yang sudah divonis. Buwas beralasan, penundaan eksekusi sama dengan pemberian kesempatan Bandar untuk membuat jaringan baru.

[NEXT-FAJAR]

Sebagai langkah utamanya, jenderal bintang tiga itu berencana akan mendorong perubahan UU yang memayungi upaya rehabilitasi bagi pengguna. Yakni UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Putusan manusia bisa diubah, kecuali putusan Tuhan,” paparnya.

Meski gagasannya tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan Anang Iskandar, mantan Kapolda Gorontalo itu mengaku tidak khawatir. Baginya, evaluasi bisa dilakukan jika memang kebijakan yang ada justru merugikan negara.

Ketika ditanya, apakah pembasmian narkoba akan dilakukan dengan cara gaduh, Buwas menampiknya. Dia berjanji akan lebih lembut. “Pelan-pelan saja seperti lagunya Kotak (grup band Kotak red),” tuturnya diimbuhi dengan senyum khasnya. (far/idr/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top