Hari Ini, Panwaslu Simpulkan Sidang Sengketa Independen – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Hari Ini, Panwaslu Simpulkan Sidang Sengketa Independen

FAJARONLINE, BULUKUMBA — Sidang musyawarah Sengketa Pilkada Kabupaten Bulukumba terus berjalan. Sabtu 5 September hari ini pihak panwaslu mengagendakan untuk pembacaan kesimpulan terhadap laporan pemohon bakal calon pasangan Sukma Nurani dan Abd Hakim dengan termohon yakni komisioner KPU Bulukumba.


“Hari ini kita akan bacakan kesimpulan terhadap perkara ini. Dimana sebumnya telah mendengar pemohon dan termohon,” kata Ketua Panwaslu Bulukumba Andi Amin, Sabtu 5 September.

Teknisnya kata Andi Amin, akanmembahas semua detail perkara yang selama ini telah diperiksa dalam persidangan. 
“Hasil akhirnya, akan dituangkan dalam putusan musyawarah yang akan dibacakan pada hari Senin 7 September,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, sebelum pembacaan putusan nanti itu ia akan melakukan pemeriksaan kelengkapan alat-alat bukti yang telah disampaikan pemohon, termohon dan pihak terkait. Alat bukti tersebut akan dilihat apakah sudah diperbaiki sesuai nasihat majelis yang telah disampaikan dalam persidangan. Baik pihak pemohon maupun termohon serta pihak terkait telah memperbaiki dan melengkapi kelengkapan alat-alat bukti tersebut. Kelengkapan alat bukti, menurut Andi Amin, akan menjadi salah satu bahan pertimbangan hakim. 

“Setelah pembaca kesimpulan kita akan kaji baik-baik semua kelengkapannnya. Sehingga tidak ada yang dirugikan di kemudian hari. Kita sangat berhati-hati,” tambahnya. 

Diketahui, pada sidang sebelumnya pemohon Sukma-Hakim  menjelaskan dan membacakan isi dari tuntutanya yang menuntut komisioner KPU. Dimana pemohon menggangap kerena merasa terdapat kecurangan pada beberapa desa yang kosong dukungan saat pleno perekapan di bacakan pada jumat 21 Agustus lalu kerena data yang dikantongi pihaknya berbeda dengan hasil perekapan yang dibacakan.

Pihaknya mengaku telah menyetor sebanyak 18.275 dukungan suara pada tahap pertama dan 30.798 pada Verefikasi Tahap Ke dua.dan dinyatakan lulus administrasi oleh KPU namun pada saat verifikasi vaktual berjalan selama dua hari dihentikan karena adanya surat edaran dari catatan dukcapil Bulukumba bahwa berkas dukungan tidak sah 49 ribu.

Olehnya itu, Sukma-Hakim juga menuntut sekertaris dinas catatan sipil karna di tuding telah memberikan surat edaran ke KPU dan Panwaslu Bulukumba yang isinya mengatakan untuk tidak melanjutkan verifikasi faktual karena berkas yang di gunakan pasangan calon tersebut merupakan berkas validasi Kartu Keluarga yang tidak boleh di gunakan untuk pencalonan kepala daerah.
” Ini yang kami ingin pertanyakan. Kenapa muncul surat seperti itu,” kata Abd Hakim. 

Sementara, Komisioner KPU Bulukumba Ambar Rosnita mengaku memberikan sepenuhnya kepada majelis musyawarah dalam hal ini adalah pihak panwaslu kabupaten Bulukumba. ” Yang jelas kita telah memasukkan bukti kami. Semua keputusan kami akan terima,” katanya. (taq/wik)
loading...
Click to comment
To Top