Luncurkan Dinar Dirham, ISIS Deklarasi Perang Hancurkan Dolar AS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Luncurkan Dinar Dirham, ISIS Deklarasi Perang Hancurkan Dolar AS

RAQAH–Daulatul Khilafah Islamiyyah, atau sebelumnya yang bernama ISIS secara resmi meluncurkan mata uangnya sendiri.

Peluncuran ini dilakukan Islamic State di wilayah-wilayah kekuasaannya lima hari lalu. Peluncuran ditandai dengan disebarkan sebuah film mereka dengan judul, ‘The Rise of The Khilafah, Return of Gold Dinar.’

Uangnya terbuat dari emas murni. Untuk 1 dinar, beratnya mencapai 4,25 gram 21 karat, setara dengan 139 dolar Amerika dan atau 91 euro. Ini menunjukkan bahwa mata uangnya memiliki nilai tukar tertinggi dari seluruh mata uang yang ada di dunia.

Untuk pecahan 5 dinar, beratnya 21,25 gram, atau setara dengan 694 Dolar Amerika. Bagaimana dengan nilai tukarnya terhadap rupiah? Tinggal dihitung saja, apalagi nilai tukar dolar saat ini capai 14 ribu rupiah.

Apakah uang dinar ISIS bisa berlaku di negara lain? Tentu saja bisa, hal ini disampaikan para pakar ekonomi dunia, meskipun negara itu tidak memiliki hubungan apapun dengan IS atau bahkan memeranginya. Alasannya karena uang yang diproduksi IS terbuat dari emas murni untuk dinar dengan berbagai pecahan dalam bentuk koin, dan perak murni untuk dirham dengan berbagai pecahan. Sedangkan untuk yang memiliki nilai kecil terbuat dari tembaga dengan berbagai pecahan pula.

Emas, perak, dan tembaga memiliki nilai universal yang bisa berlaku di mana saja. Dalam video atau film mereka yang juga dimuat di media Internasional dailymail tersebut, dinar dan dirham IS mulai diberlakukan di wilayah-wilayah kekuasaannya sejak diluncurkan. Mereka juga sosialisasikan kepada warga berbulan-bulan sebelumnya.

Dalam suara pengantar video yang berdurasi hampir 55 menit berbahasa Inggris itu, IS meyakini dengan kembalinya mata uang Islam sebagaimana zaman Rasulullah saw akan menghancurkan domanasi dolar Amerika yang hanya berupa kertas. Bahkan mata uang negara-negara lain juga akan hancur. Sebab uang mereka tak bernilai, hanya kertas yang dibubuhi angka-angka, sedangkan mata uang IS adalah emas dan perak murni yang bisa berlaku di mana saja.

Mereka bahkan bertekad tidak akan menjual minyak mereka yang dikuasai, kecuali dibayar dengan emas yang kemudian emas itu akan diproduksi menjadi dinar. Warga masyarakat di bawa kekuasaan wilayahnya menyambut antusias Distribusi dinar dan dirham yang dilakukan IS.

“Kami sangat gembira, ini sebagaimana di zaman Nabi Muhammad saw.” Kata seorang warga di dalam video yang juga telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia tersebut. (fmc)

loading...
Click to comment
Ragam

Luncurkan Dinar Dirham, ISIS Deklarasi Perang Hancurkan Dolar AS

RAQAH–Daulatul Khilafah Islamiyyah, atau sebelumnya yang bernama ISIS secara resmi meluncurkan mata uangnya sendiri.

Peluncuran ini dilakukan Islamic State di wilayah-wilayah kekuasaannya lima hari lalu. Peluncuran ditandai dengan disebarkan sebuah film mereka dengan judul, ‘The Rise of The Khilafah, Return of Gold Dinar.’

Uangnya terbuat dari emas murni. Untuk 1 dinar, beratnya mencapai 4,25 gram 21 karat, setara dengan 139 dolar Amerika dan atau 91 euro. Ini menunjukkan bahwa mata uangnya memiliki nilai tukar tertinggi dari seluruh mata uang yang ada di dunia.

Untuk pecahan 5 dinar, beratnya 21,25 gram, atau setara dengan 694 Dolar Amerika. Bagaimana dengan nilai tukarnya terhadap rupiah? Tinggal dihitung saja, apalagi nilai tukar dolar saat ini capai 14 ribu rupiah.

Apakah uang dinar ISIS bisa berlaku di negara lain? Tentu saja bisa, hal ini disampaikan para pakar ekonomi dunia, meskipun negara itu tidak memiliki hubungan apapun dengan IS atau bahkan memeranginya. Alasannya karena uang yang diproduksi IS terbuat dari emas murni untuk dinar dengan berbagai pecahan dalam bentuk koin, dan perak murni untuk dirham dengan berbagai pecahan. Sedangkan untuk yang memiliki nilai kecil terbuat dari tembaga dengan berbagai pecahan pula.

Emas, perak, dan tembaga memiliki nilai universal yang bisa berlaku di mana saja. Dalam video atau film mereka yang juga dimuat di media Internasional dailymail tersebut, dinar dan dirham IS mulai diberlakukan di wilayah-wilayah kekuasaannya sejak diluncurkan. Mereka juga sosialisasikan kepada warga berbulan-bulan sebelumnya.

Dalam suara pengantar video yang berdurasi hampir 55 menit berbahasa Inggris itu, IS meyakini dengan kembalinya mata uang Islam sebagaimana zaman Rasulullah saw akan menghancurkan domanasi dolar Amerika yang hanya berupa kertas. Bahkan mata uang negara-negara lain juga akan hancur. Sebab uang mereka tak bernilai, hanya kertas yang dibubuhi angka-angka, sedangkan mata uang IS adalah emas dan perak murni yang bisa berlaku di mana saja.

Mereka bahkan bertekad tidak akan menjual minyak mereka yang dikuasai, kecuali dibayar dengan emas yang kemudian emas itu akan diproduksi menjadi dinar. Warga masyarakat di bawa kekuasaan wilayahnya menyambut antusias Distribusi dinar dan dirham yang dilakukan IS.

“Kami sangat gembira, ini sebagaimana di zaman Nabi Muhammad saw.” Kata seorang warga di dalam video yang juga telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia tersebut. (fmc)

loading...
Click to comment
To Top