Mantan Walikota Jakarta Timur Dukung AIS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Mantan Walikota Jakarta Timur Dukung AIS

FAJARONLINE, BARRU – Satu lagi tokoh berprestasi asal Barru menyatakan dukungannya ke pasangan nomor urut 3 Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS). Kali ini datang dari mantan Walikota Jakarta Timur, Drs H Andi Mappaganti.

Wakil Ketua Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia itu, menetapkan pilihannya ke AIS, setelah melakukan berbagai pertimbangan. Seperti meminta masukan keluarga besarnya di Barru, maupun mempelajari track record atau rekam jejak Idris Syukur selama memimpin Barru lima tahun terakhir.

“Saya datangi beberapa keluarga, dan menanyakan kecenderungan pilihannya. Dan alhamdulillah, mereka mendukung Pak Idris,” tegas Andi Mappaganti yang juga mantan Deputi Kementerian Lingkungan Hidup, pekan lalu.

Andi Mappaganti yang di Pilkada 2010 sempat menjadi bakal calon bupati, sengaja menyampatkan waktunya ke kampung halaman untuk bertatap muka dengan Idris, sekaligus memberikan pesan untuk tetap sabar dari serangkaian kampanye hitam yang dilakukan pihak tertentu.

“Jujur, saya sempat goyah waktu saya membaca berita dan menyaksikan di televisi soal kasus itu. Tapi setelah saya pelajari, saya langsung meyakini kalau ada pihak yang ingin merekayasa, dan memfitnah Pak Idris. Makanya saya datang beri support, dan jangan pernah takut, karena Allah bersama orang yang terdzalimi,” tambah Mappaganti, meyakinkan.

Sebagai bentuk dukungannya, Andi Mappaganti yang menetap di Jakarta akan menyesuaikan waktunya di masa kampanye akbar mendatang untuk kembali lagi menyolidkan rumpun keluarga, sekaligus mengkampanyekan Idris-Suardi yang dinilai sudah memberi bukti memajukan Barru.

“Saya simpati sama beliau. Hasil kerjanya selama ini banyak memberi manfaat untuk rakyat. Insya Allah, di masa kampanye mudah-mudahan saya bisa kembali lagi,” terang Mappganti di depan Idris di kediaman keluarganya di Barru.

Di depan Mappaganti yang didampingi istrinya, Idris menyampaikan terima kasih atas masukan, dan dukungannya. Bagi dia, dukungan tersebut menjadi spirit tersendiri untuk terus bekerja buat rakyat, sekaligus melanjutkan pembangunan selama lima tahun terakhir.

“Terima kasih dukunganta. Ini amanah yang tentu saja akan saya jaga. Yakinki saja, saya bukan tipe yang mau memanfaatkan jabatan untuk merampas hak-hak rakyat,” papar Idris yang juga mantan penjabat Bupati Wajo 2008-2009.

Usai berbincang akrab selama sekitar 33 menit, Idris kemudian meminta pamit untuk menghadiri haul tujuh hari meninggalnya istri tokoh masyarakat di Mangkoso, H Andi Saleh Jamal. Setelah itu, melayat ke rumah duka Datu Soppeng, Andi Mappidjantji yang meninggal dunia, Sabtu (5/9) di Watansoppeng. (*/wik)

To Top