Anjlok Dipasaran, Petani Karet Hampir Frustasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Anjlok Dipasaran, Petani Karet Hampir Frustasi

KALIMANTAN- Ratusan ribu petani karet di Kalimantan Selatan terpukul. Hal ini karena harga karet yang terjun bebas, dari Rp 11 ribu menjadi Rp6000 per kg basah.

Dinas Perkebunan Provinsi Kalsel pun mengaku tak bisa berbuat banyak menyikapi masalah ini. “Kalau soal harga turun itu memang tidak bisa dihindari,” ucap Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalsel Sugian Noorbah, Rabu (9/9).

Dampak dari penurunan harga ini, kata Sugian, sekitar 236 ribu petani karet di Kalsel terpukul. Jumlah itu dihitung dari luasan lahan karet baik milik perusahaan maupun milik rakyat yang mencapai 236 ribu hektare.

“Asumsinya 1 hektare dikelola oleh 1 orang, jadi ada 236 ribu petani karet kita dari luasan 236 ribu hektare,” paparnya.

Kebanyakan ujar Sugian, kebun karet dikelola dan dimiliki oleh petani sendiri. Sedangkan yang dimiliki perusahaan, hanya kebun PTPN XIII dan Banua Lima Sejurus.

Penurunan harga karet dinilai lebih parah dibandingkan sawit. Harga sawit hanya turun Rp150 dari harga normal Rp1.400 per kilogram TBS menjadi Rp1.250 per kilogram TBS.

Penurunan harga ini merupakan fenomena yang terjadi di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri. Namun Sugian menyebut, meski harga turun petani sawit masih untung. Pasalnya, saat ini harga masih di atas harga modal.(tas/yn/bin/jpg)

Click to comment
To Top