Apes… Wanita Ini Tertipu Penis Palsu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Internasional

Apes… Wanita Ini Tertipu Penis Palsu

CHESTER – Apes! Begitulah nasib mantan mahasiswi Universitas Chester, Inggris, yang satu ini. Tidak tahan lagi dengan status jomblo, perempuan yang tak disebutkan namanya itu melakukan hunting pasangan di jejaring sosial. Akhirnya, dia dapat pacar online yang bernama Gayle Dawn Newland, 25. Namun, kebahagiaan tersebut semu.

Betapa tidak, lha wong kekasihnya itu ternyata merupakan laki-laki palsu!

Yang lebih sial lagi, keduanya sudah beberapa kali berhubungan intim. Agar tidak ketahuan, Newland biasanya menggunakan penis palsu.  Begitu Newland ketahuan, korban tidak bisa menerima dan mengajukan tuntutan. Pada Senin (7/9), kasus tersebut mulai disidangkan di Pengadilan Chester.

Peristiwa tidak biasa itu terjadi pada Februari hingga Juni 2013. Saat itu Newland yang kuliah di tempat yang sama dengan korban membuat akun Facebook palsu dengan nama Kye Fortune.

Di akun tersebut, Newland mengaku sebagai seorang pria. Dia mengirimkan permintaan pertemanan kepada si korban pada 2011 dan mengaku telah mengenalnya dari seorang kawan. Dari beberapa kali chatting, ternyata keduanya nyambung.

Korban pun meminta untuk ketemuan. Tetapi, Newland yang identitasnya takut terbongkar berkali-kali menolak. Newland beralasan tengah menjalani perawatan karena baru saja mengalami kecelakaan dan dokter juga menemukan tumor di tubuhnya saat operasi.

Ketika saling bicara lewat telepon, Newland alias Kye mengaku bahwa suara yang tinggi mirip perempuan disebabkan dirinya merupakan keturunan Filipina. Si korban percaya saja dan keduanya bahkan sepakat menjadi sepasang kekasih.

[NEXT-FAJAR]

Mereka kali pertama bertemu di Hotel Dene, Hoole, pada 22 Februari 2013. Newland meminta korban mengenakan penutup mata dengan alasan tidak percaya diri dengan kondisi fisiknya pascaterapi kecelakaan dan tumor. Si korban lagi-lagi menurut.

Setiap bertemu, Newland mengenakan baju renang ketat dan membebat payudaranya. Dia juga menggunakan topi untuk menyembunyikan rambutnya. Kepada korban, Newland beralasan bahwa itulah baju khusus untuk terapi. Pada pertemuan pertama tersebut, mereka bercinta. ”Korban tidak mengetahui bahwa Newland perempuan dan menggunakan penis palsu saat bercinta,” ujar pengacara korban, Matthew Corbett-Jones.

Entah bagaimana si korban tidak merasa ada keanehan. Keduanya bertemu dan bercinta dua kali lagi, termasuk di rumah korban. Pasangan itu sempat putus dan Newland mengancam bunuh diri. Korban akhirnya mau bertemu di flat milik Newland pada 30 Juni dan kembali memuaskan syahwat bersama.

Saat itulah korban mulai penasaran dan membuka penutup matanya untuk kali pertama. Dia kaget luar biasa setelah mengetahui bahwa ”pria” yang tengah bercinta dengannya adalah perempuan. Tidak bisa menerima, si korban akhirnya menggugat. Newland beralasan, korban tahu sejak awal bahwa dirinya adalah perempuan. (Mirror/sha/c14/ami/jpnn)

To Top