Cuaca Ekstrem, Hindari Paparan Matahari Langsung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Cuaca Ekstrem, Hindari Paparan Matahari Langsung

MAKASSAR, FAJARONLINE— Kemarau masih panjang. Hasil pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, hujan baru diperkirakan mulai turun pada November mendatang.

“Kemarau kita perkirakan sampai akhir Oktober. Jadi masih sekira dua bulan lebih hingga turun hujan pada November nanti,” ujar Kasubid Manajemen Data BMKG IV Makassar, Sri Murniati

Ia melanjutkan, pada September ini merupakan puncak kemarau. Suhunya bahkan mencapai 37 derajat celcius.

Suhu ini terbilang ekstrem. Suhu normal maksimal hanya sampai pada 35 derajat celcius. Pada kondisi ini, lanjut Sri sangat rawan terjadi kebakaran.

“Kebakaran sangan rawan. Makanya, kita terus imbau kepada masyarakat untuk menjaga timbulkan percikan api. Kalau sampai sudah ada percikan, tentu cepat membesar lantaran cuaca yang sangat panas,” pungkasnya.

Tak hanya kebakaran, pengendara juga diminta untuk menggunakan pakaian penutup kulit agar terhindar dari paparan matahari langsung. Suhu ini sangat rentan membuat kulit rusak. Jika perlu, gunakan sunblock untuk menjaga agar kulit terhindari dari paparan matahari langsung.

Sebelumnya Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta seluruh kabupaten/kota untuk bijak memperlakukan air di musim kemarau. Utamanya kebutuhan air untuk pertanian.

Ia pun menggulirkan program pembuatan sejuta biopori untuk menyimpan air. Jerami di sawah juga dilarang dibakar, agar penguapan air tidak terlalu besar.

“Kemarau ini ujian untuk kita semua. Tetapi selama kita mampu memperlakukan air dengan baik, tentu kebutuhan tetap akan terpenuhi,” katanya. (iad)

loading...
Click to comment
To Top