DPRD Ingatkan! Pemprov DKI Jangan Sewenang-Wenang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

DPRD Ingatkan! Pemprov DKI Jangan Sewenang-Wenang

FAJARONLINE, JAKARTA- Pengaduan 10 warga Bidara Cina, Jakarta Timur ke gedung DPRD DKI Jakarta mendapat perhatian dari Komisi D dan Komisi A DPRD.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M. Sanusi‎ mengatakan warga Bidara Cina yang memiliki sertifikat tanah lengkap berhak mendapatkan ganti rugi dari Pemprov DKI.

Ia mengkritisi sikap Pemprov DKI yang enggan melakukan sosialisasi saat hendak melakukan penggusuran.

‎”Yang menjadi konsen dewan harusnya setiap kali pelaksanaan pembongkaran harus ada sosialisasi yang pas,” kritik Sanusi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/9).

Meski negara memiliki hak mengembangkan tanah (develompement right), namun Ia mengingatkan agar pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang terhadap masyarakat.

“Tetapi kepemilikan wajib dihargai dan dibayar kalaupun itu terkait terhadap kebebasan untuk kepentingan umum,” imbuhnya.

Menurutnya, Pemprov DKI harus menaati aturan yang ada. Salah satunya dengan memenuhi kaidah penggusuran setelah mendapat keputusan jelas dari pengadilan. Karena ada dualisme kepemilikan lahan di sejumlah lokasi di Bidara Cina‎.

“Kita akan panggil Pemda untuk kasus ini. DPRD juga ingin tahu untuk pembangunan sodetan Banjir Kanal Timur (BKT) ini pembebasan lahan dan pembangunan konstruksinya Kemen PU (Kementerian Pekerjaan Umum) atau kita? Kalau kita yang bebasin semua harus dibayar dengan keadilan sesuai NJOP (nilai jual objek pajak) atau dengan harga pasar dibagi dua. Dasar hukumnya harus jelas,” jelas Sanusi.

Sebagaimana diketahui, Salah satu anggota Tim 14 yang mewakili warga Bidara Cina Astriyani mengatakan pihaknya lega karena dewan bersedia memediasi persoalan mereka.

“Di Amdal itu hanya ada 1 RT di RW 04, tetapi di lapangan, panitia pengadaan tanah ingin mengukur enam RT. Tadi respons DPRD baik. Mereka bilang, minggu depan akan memanggil dan meminta keterangan dari Pemprov DKI, BBWSCC dan Kepala Satpol PP DKI,” ujarnya di Gedung DPRD DKI.[dem]

loading...
Click to comment
To Top