Kedelai Mahal, Pengusaha Tahu Kurangi Produksi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kedelai Mahal, Pengusaha Tahu Kurangi Produksi

FAJARONLINE, PAREPARE – Dampak terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar berimbas pada pengusaha mikro di Kota Parepare. Seperti pengusaha pembuat tahu dan tempe yang terpaksa mengurangi produksi. Hal itu disebabkan, bahan dasar pembuatan tahu, kedelai sudah tidak mampu dibeli. Sedangkan ketersediaan kedelai lokal sangat terbatas. Kualitas produksi juga tak maksimal.

Pengusaha tahu di Parepare, H Suryana menjelaskan saat ini harga kedelai impor mencapai Rp100 ribu/kg. Padahal sebelum rupiah anjlok, harga kedelai impor hanya Rp75 ribu-Rp100 ribu. Untuk menyisiasati biaya produksi yang kian tinggi tersebut, dia harus mengurangi produksi, termasuk ukuran tahu dan tempe yang diproduksi. “Sekarang itu sangat susah cari kedelai murah dan berkualitas. Kami terpaksa memutar otak hingga tak menyetop produksi. Kami terpaksa memperkecil ukuran tahu atau tempe yang kami jual. Ini agar harga tahu tidak kami naikkan,” ujarnya. Rabu 9 September. Harga satuan tahu perbiji saat ini dijual Rp3.000, sedangkan tempe Rp2.500. Jika harga dinaikkan, Suryana menjelaskan, otomatis pelanggan akan lari. (syl)

To Top