Independen Laporkan KPU Bulukumba Ke DKPP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Independen Laporkan KPU Bulukumba Ke DKPP

FAJARONLINE, BULUKUMBA — Bakal Calon Bupati Kabupaten Bulukumba yang melalui jalur independen yakni, Sukma Nurani Amperia – A Abd Hakim telah memutusan mengadukan Komisioner KPU Bulukumba ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Rencananya laporan itu akan dimasukkan hari ini,  Kamis 10 September.

Diketahui, Kemarin Abd Hakim telah mengambil draf laporan di kantor Bawaslu Sulsel untuk selanjutnya diisi lalu melaporkan sebagian komisioner KPU ke DKPP Bulukumba. Sukma – Hakim akan melaporkan hari ini DKPP melalui Bawaslu Sulsel karena menduga KPU Bulukumba melakukan pelanggaran kode etik pada saat tahapan selama ini.

“Saya sudah mengambil isian yang harus dipenuhi ke DKPP, insha allah saya akan memasukkan ke DKPP melalui Bawaslu Sulsel,” kata Abd Hakim, Kamis 10 September.

Kode etik yang mereka maksudkan bahwa pihak komisioner KPU Bulukumba tidak melakukan verifikasi faktual secara keseluruhan terhadap bukti dukungan warga ke pasangan bakal calon independen Sukma-Hakim. Kendatinya, Penghentian tersebut dilakukan pihak jajaran KPU hingga tingkat desa di tiga kecamatan yakni Bontotiro, Kajang dan Bulukumpa.Meski alasan KPU menghentikan penelitian faktual terhadap dukungan warga ke Paslon Sukma – Hakim. Namun pasangan tersebut menilai KPU tidak memahami aturan di PKPU.

Padahal diketahui, yang disebutkan dalam aturan itu adalah alat bukti dukungan warga ke Paslon independen berupa fotokopy KTP, KK, Paspor atau identitis lainnya dan tidak dijelaskan bahwa bukti dukungan itu yang telah divalidasi melalui Surat edaran Dinas Catatan Sipil dikeluarkan saat proses penelitian bukti dukungan warga ke Sukma – Hakim di tingkat kecamatan.

“Inilah dugaan pelanggaran etik dibuat oleh Capil dan KPU yang akan kami laporkan besok (hari ini di Bawaslu),” lanjut Hakim.

Sebelumnya, Selasa lalu Sukma – Hakim melaporkan Ketua PPK Kajang, Rusman ke Panwaslu. Dia dilaporkan karena diduga memalsukan tanda tangan dua anggota PPK lainnya bernama Darman dan Nasir saat pleno penelitian bukti dukungan warga ke Sukma – Hakim di Kajang.

Ketua Bawaslu sekaligus DKPP Sulsel Laode Arumahi mengaku, langkah tersebut telah sesuai dengan regulasi yang ada.Dimana, di jelaskan bahwa jika ada peserta pemilu yang menemukan ada keganjilan terhadap para penyelenggara boleh mengadukannya ke DKPP. ” Kita akan proses aduannya. Apalagi telah ada putusan panwaslu setempat soal sengketa ini,” kata Arumahi.

Mantan Wartawan ini, mengungkapkan bahwa berkas yang dimasukkan tidak serta merta langsung akan diterima. Tetapi, akan ada tim khusus yang akan memeriksa berkas tersebut di DKPP, sebelum jadwal sidang perdana dikeluarkan oleh komisioner DKPP. “Kalau sudah merasa lengkap, kita akan teruskan ke pusat. Kemudian menunggu tim untuk memeriksa dan mengeluarkan jadwal sidang perdananya. Intinya keputusan terakhir DKPP untuk jadwal sidangnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, ketua KPU Bulukumba Azikin Patedduri mengatakan, pihaknya selalu siap regulasi yang ada, sekalipun diperhadapkan dengan sengketa. ” Kita akan jalani semua, tidak ada masalah,” ungkapnya. (taq/wik)

loading...
Click to comment
To Top