Rumah Taryumi Dibedah Total – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Rumah Taryumi Dibedah Total

BATANG, RAJA – Bedah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) milik anggota veteran oleh Kodim 0726/Batang sudah dimulai pembangunannya kemarin, dan ditangani langsung oleh tenaga-tenaga dari TNI yang terdiri dari 4 anggota Makodim dan 4 anggota dari Koramil Tulis. Rumah yang dibedah ini milik Dasmo’in (almarhum) mantan pejuang kemerdekaan yang beralamat di Dukuh Gondangan RT 08/RW 02 Desa Tulis, Batang. Rumah tersebut sudah puluhan tahun tak mendapat perbaikan dan ditinggali seorang diri oleh istri almarhum Dasmo’i yaitu Taryuni (78).

Menurut kepala pelaksana yang mengerjakan, Peltu Sutiyono, rumah yang dibedah ini sudah sangat tidak layak, bahkan bisa dibilang tidak ada sisa material yang bisa digunakan lagi. Dinding yang terbuat dari gedhek langsung hancur ketika dibongkar.

Begitu juga dengan kusen, jendela maupun pintunya. Rumah juga tidak mempunyai dapur dan sarana MCK sehingga untuk kebutuhan mandi dan buang hajat harus nebeng di tetangga. “Kita rehab total karena kondisi sudah parah dan bisa dikatakan membangun rumah baru. Rumah lama tidak ada sekat untuk kamar tidurnya dan sangat kotor. Dapur dan kamar mandi kita buatkan sekalian septictang supaya kebersihan terjaga. Hanya sumur dan listrik yang belum dianggarkan dananya. Nanti setelah rumah jadi kita akan usulkan lagi supaya mendapatkan dana untuk membuat sumur dan memasang instalasi listrik. Untuk sementara biar nebeng dulu,” kata Sutiyono.

Rumah berukuran 5X8 meter itu nantinya di bagian belakang ditambah lagi 2,5X5 meter untuk dapur dan kamar mandi. Dinding tembok kokoh dan lantai plester sudah siap dikerjakan. Atap sebagian masih bisa digunakan walaupun usuknya terbuat dari bambu dan akan diselang-seling dengan kayu biar lebih kuat sedangkan tiang kayu sudah banyak yang keropos.

Demikian juga untuk jendela dan pintu yang semuanya baru sehingga penghuni akan merasa nyaman tinggal di rumah yang layak. “Kita membangun rumah ini sampai jadi walaupun dengan anggaran terbatas. Target kami rumah ini selessai dalam 3 minggu. Kita tidak ingin setengah-setengah dalam memberi sesuatu kepada masyarakat dan sedapat mungkin kami tidak membebani yang punya rumah maupun tetangga oleh karena itu urusan logistik juga kami penuhi sendiri,” lanjut Peltu Sutiyono. (feb)

Click to comment
To Top