Sukses Pilkades E-voting, Bantaeng Raih Penghargaan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Sukses Pilkades E-voting, Bantaeng Raih Penghargaan

FAJARONLINE, BANTAENG —  Dinilai sukses menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) lewat sistem e-voting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng direncanakan dalam waktu dekat akan menerima penghargaan dari presiden RI Joko Widodo, di Jakarta. Rencana penerimaan penghargaan itu diungkapkan Wakil Bupati Bantaeng, H Muhammad Yasin, usai menggelar coffe morning bersama seluruh pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Bantaeng.

“Alhamdulillah, Pemkab Bantaeng akan menerima penghargaan dari pemerintah pusat karena dinilai sukses menerapkan sistem e-voting pada pelkasanaan pilkades belum lama ini,” kata wabup Bantaeng Muh Yasin, Kamis 10 September.

Menurut Yasin, pengharagan tersebut diterima karena Pemkab Bantaeng dianggap sukses melaksanakan program nasional melalui pencerdasan masyarakat yang tinggal di pedesaan atau dipinggiran kota. “Jadi pemungutan suara dalam Pilkades dengan basis penerapan e-voting cukup mudah dipahami masyarakat. Selain basis datanya menggunakan e-KTP, penggunaan e-voting juga meminimalkan adanya kertas suara terbuang, dan tidak sulit dipahami pemilih,” kata mantan Sekkab Bantaeng ini.

Kabupaten Bantaeng, kata dia, telah mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Indonesia Timur yang menerapkan e-voting dalam pelaksanaan pilkades. Diharapkan melalui pilkades e-voting ini bisa mencapai dua sasaran yaitu terciptanya akselerasi pendidikan politik dan demokrasi kepada masyarakat melalui teknologi informasi, serta terciptanya transparansi kejujuran dan akuntabilitas dalam demokrasi.

Terpisah, Kepala Badan PMPD Bantaeng, Andi Irvandi, mengatakan, meski masih terbilang baru, namun pilkades lewat e-voting yang digelar di sembilan desa di Bantaeng berjalan sukses. “Kendati masih baru, namun hasilnya menunjukkan bahwa pilkades di sembilan desa di Bantaeng, bisa diterima masyarakat bahkan dimudahkan dengan sistem e-voting,” ujarnya.

Dia berharap melalui hasil pilkades ini, dapat memberi arti pada sistem demokrasi di  yang memang masih terbilang baru. Apalagi pilkades e-voting ini juga meminimalkan adanya kertas suara terbuang, dan tidak sulit dipahami pemilih,”ungkapnya. (taq/wik)

To Top