SPPD Setwan Bulukumba Lampaui Kuota – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

SPPD Setwan Bulukumba Lampaui Kuota

FAJARONLINE, BULUKUMBA – Perjalanan dinas staf Sekretariat Dewan (Sekwan) Kabupaten Bulukumba menjadi temuan inspektorat setempat. Olehnya itu, pihak penyidik inspektorat sedang melakukan audit anggaran terhadap surat perintah perjalanan dinas (SPPD) staf bagian sekretariat dewan keluar daerah. Perjalanan dinas staf tersebut menjadi temuan karena melebihi kuota yang disiapkan sebelumnya.

Hal ini juga dibenarkan langsung, Sekwan DPRD Bulukumba, Muh Ali Saleng. Ia mengungkapkan, besaran anggaran perjalanan dinas yang menjadi temuan Inspektorat ini tidak terlalu signifikan jumlahnya, hanya ada beberapa jutaan saja. Bahkan, sebelum masuk laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semua sudah diintruksikan agar supaya mengembalikan segera, karena cepat atau lembat tetap diminta mengambalikan, sehingga ada baiknya dia menyelesaikan sejak awal. 


“Iya, ada temuan. Tapi, kami kurang tahu pasti jumlahnya. Yang jelas tidak terlalu besar,” katanya, saat ditemui ruang kerjanya, Jumat 11 September.

Menurutnya, pelanggaran perjalanan dinas, karena tidak ada antara keduanya, misalnya mereka berangkat pada tanggal satu hingga tiga, kemudian melanjutkan kembali lagi dari tanggal tiga ke tujuh. Kondisi ini menjadi temuan sehingga harus mengembalikan. Padahal, seharusnya ada jeda sebelum dia melakukan perjalanan keluar daerah. Namun, khusus bagi anggota dewan semua aman, tidak ada temuan dalam perjalanan dinasnya. “Ini hanya kesalahan administrasi saja. Tidak terlalu fatal sebenarnya. Seharusnya kan ada jeda sebelum kembali perjalanan dinas,” ungkapnya.

Ke depan, lanjut Ali, pihaknya akan lebih memperketat perjalanan dinas, bahkan akan menyiapkan orang khusus mengawasi atau mengontrol penomoran. Tujuannya, kata dia, supaya kesalahan sebelumnya tidak terulang kembali pada selanjutnya. Meski diakui semua ini terjadi karena kelalaian sebenarnya, kurang memperhatikan. Makanya, menjadi temuan dalam pemeriksaan.
“Kita tidak ingin hal ini kembali lagi. Kami akan benahi. Kalau perlu ada orang khusus mengawasi supaya tidak dobel. Ini juga menghindari kesalahan perjalanan dinas sebelumnya,” kata mantan kepala BKDD Bulukumba ini.

Mendengar hal itu, Koordinator Kopel Bulukumba, Muh Jafar mengaku, pihaknya meminta kasus temuan perjalanan dinas para staf dewan ini diusut secara tuntas, tidak boleh dibiarkan. Sebab, menurut dia, ada anggaran negara disana, sehingga harus jelas peruntukannya. Bahkan, kejadian ini tidak boleh terulang pada perjalanan berikutnnya. Sekwan harus memperketat pengawasannya. Apalagi, anggaran perjalanan dinas semua pejabat mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. “Tidak bisa dibiarkan begitu saja, ini harus diusut. sebaiknya ada proses hukum yang berjalan,” tegasnya. (taq/wik) 

Click to comment
To Top