Ini Kata Nenek ke Idris: Saya Tidak Lupakanki Nak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Ini Kata Nenek ke Idris: Saya Tidak Lupakanki Nak

FAJARONLINE, BARRU–– Simpati ke kandidat Bupati Barru nomor urut 3 Andi Idris Syukur terus berdatangan. Cara kepemimpinannya yang pro rakyat dan dikenal sederhana, belum hilang dari ingatan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Terbukti, di setiap kegiatan sosialisasi Bupati Barru 2010-2015, warga sangat antusias menghadirinya, sekaligus menyampaikan apresiasinya atas kinerja kandidat doktor pembangunan dan lingkungan di Universitas Brawijaya, Malang itu.

Tak hanya di pertemuan formal, Idris yang punya kebiasaan sejak dulu sering menyapa warga di kolong rumah, sering membuat masyarakat merasa surprise, karena tiba-tiba didatangi dan diajak berbincang secara akrab.

Pemandangan itu juga nampak saat Idris usai bersosialisasi di Desa Tompo, Kecamatan Barru, Minggu (13/9). Di perjalanan, Idris yang mengenakan baju kokoh, tiba-tiba mampir menyapa seorang perempuan paruh bayah yang sedang mengayun cucunya.

Spontan, nenek itu langsung memeluk Idris, sambil menampuk pundak pasangan Ir Suardi Saleh. “Awwi kasi’ Anakku,” kata nenek itu menyambut Idris yang mampir menyapanya.

Di depan cucu pejuang kemerdekaan Andi Abd Kadir tersebut, nenek ini menyampaikan terima kasihnya ke Idris, karena di masa kepemimpinannya, kondisi jalan di depan rumahnya sudah mulus, dan tidak lagi berlubang.

“Namo de tajokka Nak, tapi de ullei mallupai jasata. Malotongni laleng akko iyolo bolaku,” kata nenek itu dalam bahasa Bugis, yang maknanya kurang lebih,”Biar tidak jalan sosialisasi Nak, tapi saya tidak akan lupa jasa-jasanya. Jalan di depan rumahku sudah di aspal dan sudah mulus.”

Diketahui, di masa kepemimpinan Idris Syukur lima tahun terakhir, pembangunan infrastruktur terus digenjot. Terbukti, di jalan kabupaten, kecamatan, desa, termask jalan yang menghubungkan ke dusun pedalaman, sebagian besar sudah diperbaiki.

Jika dikalkulasi, selama lima tahun terakhir, pembangunan jalan mencapai lebih 150 kilometer. Itu berarti, panjangnya bisa bisa mencapai Barru-Makassar pulang pergi. Selain itu, di desa-desa yang sulit dialiri listrik selama ini, juga sudah dimasukkan listrik. (rilis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makassar

Ini Kata Nenek ke Idris: Saya Tidak Lupakanki Nak

FAJARONLINE, BARRU–– Simpati ke kandidat Bupati Barru nomor urut 3 Andi Idris Syukur terus berdatangan. Cara kepemimpinannya yang pro rakyat dan dikenal sederhana, belum hilang dari ingatan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Terbukti, di setiap kegiatan sosialisasi Bupati Barru 2010-2015, warga sangat antusias menghadirinya, sekaligus menyampaikan apresiasinya atas kinerja kandidat doktor pembangunan dan lingkungan di Universitas Brawijaya, Malang itu.

Tak hanya di pertemuan formal, Idris yang punya kebiasaan sejak dulu sering menyapa warga di kolong rumah, sering membuat masyarakat merasa surprise, karena tiba-tiba didatangi dan diajak berbincang secara akrab.

Pemandangan itu juga nampak saat Idris usai bersosialisasi di Desa Tompo, Kecamatan Barru, Minggu (13/9). Di perjalanan, Idris yang mengenakan baju kokoh, tiba-tiba mampir menyapa seorang perempuan paruh bayah yang sedang mengayun cucunya.

Spontan, nenek itu langsung memeluk Idris, sambil menampuk pundak pasangan Ir Suardi Saleh. “Awwi kasi’ Anakku,” kata nenek itu menyambut Idris yang mampir menyapanya.

Di depan cucu pejuang kemerdekaan Andi Abd Kadir tersebut, nenek ini menyampaikan terima kasihnya ke Idris, karena di masa kepemimpinannya, kondisi jalan di depan rumahnya sudah mulus, dan tidak lagi berlubang.

“Namo de tajokka Nak, tapi de ullei mallupai jasata. Malotongni laleng akko iyolo bolaku,” kata nenek itu dalam bahasa Bugis, yang maknanya kurang lebih,”Biar tidak jalan sosialisasi Nak, tapi saya tidak akan lupa jasa-jasanya. Jalan di depan rumahku sudah di aspal dan sudah mulus.”

Diketahui, di masa kepemimpinan Idris Syukur lima tahun terakhir, pembangunan infrastruktur terus digenjot. Terbukti, di jalan kabupaten, kecamatan, desa, termask jalan yang menghubungkan ke dusun pedalaman, sebagian besar sudah diperbaiki.

Jika dikalkulasi, selama lima tahun terakhir, pembangunan jalan mencapai lebih 150 kilometer. Itu berarti, panjangnya bisa bisa mencapai Barru-Makassar pulang pergi. Selain itu, di desa-desa yang sulit dialiri listrik selama ini, juga sudah dimasukkan listrik. (rilis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top