Kepala Pelaksana Harian BPBD Temanggung Bertekad Hilangkan Droping Air Bersih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Kepala Pelaksana Harian BPBD Temanggung Bertekad Hilangkan Droping Air Bersih

TEMANGGUNG – Tekad menghilangkan droping air bersih mungkin menjadi suatu tekad yang kurang lazim di daerah yang selalu menjadi langganan kekeringan, seperti Kabupaten Temanggung. Namun itulah tekad yang ingin dicapai oleh Kepala Pelaksan Harian BPBD Temanggung, Agus Sudaryono, S.Sos.
“Saya ingin tidak lagi droping air ada di Kabupaten Temanggung. Saya ingin setiap musim kemarau tidak ada lagi ada desa, ada dusun, di Kabupaten Temanggung kekurangan air bersih. Semua harus tercukupi air bersih,” tekad lelaki kelahiran 3 Agustus 1961 ini.
Menghilangkan droping air bersih bukan berarti terus tidak peduli dengan masalah krisis air bersih, namun digantikan dengan progam-progam yang lebih bisa menjamin ketersedian air di tengah-tengah masyarakat, khususnya pada saat musim kemarau.
“Droping itu kan sifatnya bukan pencegahan, hanya menolong saat warga mengalami krisis air bersih, jadi yang dibutuhkan progam yang menjamin agar air bersih itu bisa ada setiap saat, baik itu musim kemarau maupun hujan,” kata suami Hartati Sri Rejeki.
Bapak tiga anak ini mengatakan, untuk itulah pihaknya tengah menyiapkan progam-progam yang sifatnya bisa menjamin ketersedian air di tengah-tengah masyarakat antara lain mencari sumber mata air baru kemudian melakukan pipanisasi, dan progam pembangunan embung.
“Kita cari sumber mata air baru, terus kita alirkan melalui progam pipanisasi ke desa maupun dusun yang selalu menjadi langganan kekeringan, tentunya masyarakat bisa menikamati air bersih setiap saat,“ katanya.
Agus menerangkan pihaknya telah memulai mewujudkan progam tersebut, salah satu melakukan pipanisasi di daerah Kemloko dan Purwosari Kecamatan Kranggan. Harapannya, di dua desa tersebut bisa terbebas dari krisis air bersih.
“Saya bercita-cita dua tahun kedepan sudah tidak ada lagi desa dan dusun yang meminta bantuan air bersih. Harapan saya dua tahun ke depan seluruh warga Temanngung sudah bisa tercukupi kebutuhan air bersih setiap saat,” katanya.
Namun demikian cita-cita tersebut memang tidak mudah, tapi apabila adanya dukungan semua pihak baik dari pusat hingga bawah, tentunya bukan suatu yang mustahil mewujudkan Temanggung bebas droping air bersih.
“Saya sangat bersukur progam-progam saya saat ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Temanggung, khususnya Pak Bupati Temanggung, tentu dengan dukungan semua pihak kedepan tidak akan ada lagi krisis air bersih,” pungkasnya. (din)

loading...
Click to comment
To Top