2016, Buruh Salatiga Minta UMK Rp1.465.779 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

2016, Buruh Salatiga Minta UMK Rp1.465.779

SALATIGA – Kalangan buruh di Kota Salatiga meminta kepada Pemkot Salatiga agar bisa menaikkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2016 sebesar 14,618% dari UMK tahun 2015 senilai Rp 1.279.221,52 menjadi Rp1.465.779,58. Hal ini karena biaya hidup selama tahun 2015 mengalami kenaikan.

Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT Damatex Salatiga, Muh Kholidin mengatakan, bahwa setiap tahun biaya hidup di Salatiga terus saja mengalami kenaikan. Hal ini karena ekonomi mengalami keterpurukan serta harga barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan yang tajam. Imbasnya, daya beli kaum buruh menurun sehingga mereka tidak bisa hidup secara layak.
“Harapan kami, pemerintah bisa menaikkan UMK tahun 2016 sebesar 14,618% dari UMK 2015 sehingga buruh dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari secara layak. Ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Jateng Nomor 65 Tahun 2014,” ujar Muh Kholidin.
Ditambahkan, bahwa besaran angka nominal KHL tahun 2015 hingga kini belum ditetapkan. Hal ini sesuai dengan hasil rapat pembahasan UMK 2016 bersama Dewan Pengupahan, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Apindo, Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa waktu lalu. Buruh selama ini mendambakan hidup layak dan kebutuhan akan pangan, tempat tinggal, kesehatan serta pendidikan bisa terpenuhi. Namun demikian, keinginan tersebut belum dapat terealisasi jika pendapatan buruh masih pas-pasan.
Sementara, Kepala Dinsosnakertrans Kota Salatiga Sri Joko Nurhadi mengatakan, bahwa dalam pembahasan UMK 2016 hingga kini belum ada kata kesepakatan. Rapat yang dilakukan beberapa waktu lalu, pembahasannya masih berkisar pada angka KHL. Pihaknya, dalam pembahasan UMK 2016 juga melibatkan pakar ekonomi dari UKSW Salatiga. Hal ini, untuk mengetahui kondisi riil perekonomian sehingga dalam menentukan angka KHL bisa tepat.
“Target kami dalam rapat yang akan datang ada kesepakatan sehingga besaran KHL dan UMK 2016 bisa segera ditetapkan. Sebab pengajuan usulan UMK 2016 kepada Gubernur Jateng paling lambat 30 September nanti,” tandas Sri Joko. (hes)

loading...
Click to comment
To Top