Ada Sedikit Kelonggaran dalam Rekomendasi KASN – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Ada Sedikit Kelonggaran dalam Rekomendasi KASN

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) baru saja mengeluarkan rekomendasi yang tentang pengisian dan seleksi jabatan aparatur sipil negara (ASN), dan ditegaskan itu bersifat final dan mengikat.

Namun Komisioner KASN, Waluyo mengatakan bahwa pihaknya masig memberi kesempatan luas kepada pejabat pembina kepegawaian untuk melaksanakan rekomendasi yang dikeluarkan KASN.

“Seperti lelang jabatan di Makassar, kita tidak usah berandai-andai mereka tidak akan patuh. KASN cukup memberi kesempatan kepada mereka untuk merespons rekomendasi KASN,” tegas Waluyo, saat dihubungi dari Jakarta, melalui telepon selularnya, Minggu (13/9).

Seperti diketahui, KASN mengeluarkan keputusan mengejutkan terkait mutasi jabatan di Pemkot Makassar sepanjang 2015. Hasil lelang untuk 44 jabatan struktural eselon II dibatalkan dan direkomendasikan diulang. Tertuang dalam surat KASN bernomor S-796/KASN/8/2015. Demikian juga dengan 8 SK pengisian jabatan struktural eselon III dan IV yang dibatalkan lewat surat KASN S-795/KASN/8/2015.

“Proses seleksi jabatan pimpinan tinggi di Pemkot Makassar tidak sesuai dengan perintah UU nomor 5 2014. Juga Permenpan-RB 13/2014. Pengertian seleksi untuk jabatan pimpinan tinggi pratama harus dilakukan dengan objektif dan kompetitif,” sambungnya.

Untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, lanjut dia, cacatnya ada pada komposisi tim pansel hingga 31 orang dan semuanya orang luar. Aturannya maksimal sembilan orang dan berjumlah ganjil dengan komposisi maksimal 45 persen dari internal. Cacat lainnya adalah yang terpilih pada akhirnya bukan tiga besar hasil penyaringan pansel. Yang terpilih juga banyak berpangkat lebih rendah dari bawahannya. Ada juga yang belum mengikuti diklatpim III padahal sebuah keharusan.

Sedangkan untuk jabatan struktural eselon III dan IV, ditemukan banyak tidak berdasarkan sistem meritokrasi. Tidak mengacu pada PP Nomor 10 Tahun 2000 Peraturan Kepala BKN Nomor 13/2002.

“Tugas KASN adalah mengawasi kode etik dan kode perilaku. Kalau pejabat pemerintah melanggar kode etik dan kode perilaku, melanggar aturan dan perundang undangan, melanggar sistem meritokrasi, maka akan kami tegakkan,” tegas Waluyo.

Sebelumnya, Sekkot Makassar Ibrahim Saleh kepada wartawan di Makassar menegaskan, Pemkot Makassar tidak akan mengulang seleksi jabatan. Dia mengatakan, apa yang sudah menjadi keputusan pimpinan tidak mudah untuk diubah lagi. “Intinya, pemkot tidak akan mengulang seleksi jabatan itu. Apa juga dasarnya KASN merekomendasi itu,” tegas Ibrahim.

loading...
Click to comment
To Top