Dokter, Apa Masalahnya Saya Belum Punya Keturunan? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Interest

Dokter, Apa Masalahnya Saya Belum Punya Keturunan?

Dokter, Apa Masalahnya Saya Belum Punya Keturunan

Ingin Punya Keturunan

Tanya:
Assalamualaikum, Dok. Saya ibu rumah tangga, 42 tahun, dan belum punya keturunan. Saya ada kista di kedua ovarium dan mioma dan sudah dioperasi tetapi tumbuh lagi. Saya ingin tanyakan, kenapa haid saya tidak lancar. Kadang cuma satu kali per bulan, itu pun tidak banyak. Hal ini sudah hampir dua tahun begitu.Terima kasih, Dok.

Jawab:
Wanita usia lebih dari 40 ahun sudah memasuki masa perimenopause dengan gejala utama gangguan haid.Beberapa gangguan lain dalam masa perimenopause: semburan panas, keringat malam, jantung berdebar-debar, perubahan suasana hati, tiba-tibamerasasedih, kesulitan tidur malam, libido menurun, vagina terasa kering, cemas dan gelisah berlebihan, merasa tidak dihargai, sulit konsentrasi, disorientasi, merasa bingung, sulit mengingat, sulit menahan berkemih terutama pada saat bersin, batuk, atau tertawa, gatal, nyeri sendi, gangguan pada payudara, sakit kepala, gangguan pada lambung maupun saluran cerna lainnya, depresi, peningkatan alergi, penambahan berat badan, rambut gugur di kepala, daerah alat kelamin maupun seluruh tubuh, sering pusing, masalah gusi, rasa panas pada lidah, rasa tidak enak pada mulut, perubahan bau mulut, osteoporosis dengan berbagai gejalanya, perubahan pada kuku menjadi lebih lunak dan mudah patah, telinga berdengung, serta gangguan-gangguan lainnya. Untuk mengatasi berbagai gejala tersebut, dapat dengan menerima keadaan perimenopasue sebagai suatu perubahan alamiah tubuh dari seorang wanita ataupun dengan bantuan pemberian obat-obat medika mentosa. Namun untuk penggunaan obat-obat, hanyalah diberikan jika gejala tersebut mempengaruhi kegiatan hidup sehari-hari. Dengan berolahraga, pola makan dan tidur yang teratur, dapat mengurangi berbagai gejala tersebut.Untuk tumor-tumor di saluran reproduksi wanita, termasuk kista dan miom, jika operasi sebelumnya adalah dengan menangkat tumornya saja, tentunya kista dan miom dapat tumbuh kembali karena organ sumber tumor-tumor tersebut (indung telur dan rahim) tidak diangkat sehingga sel-sel tumor dapat tumbuh lagi. Namun dalam melakukan operasi pengangkatan tumor, beberapa faktor dipertimbangkan sebelum diputuskan untuk mengangkat organ reproduksi wanita. Diantaranya apakah fungsi organ reproduksi masih dibutuhkan atau tidak, misalnya jika wanita tersebut belum pernah memiliki anak, maka rahim dan indung telur perlu dipertahankan. (dni/aci)

Dr.dr.Isharyah Sunarno, SpOG (K)

 

loading...
Click to comment
To Top