Terlibat Tawuran, Ini Ancaman Rektor UNM – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Terlibat Tawuran, Ini Ancaman Rektor UNM

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tawuran dua kelompok mahasiswas teknik melawan seni dan desain membuat Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Arismunandar berang. Bahkan dia mengaku siap mengambil tindakan tegas terhadap mahasiswa yang terlibat tawuran.

Arismundar berjanji memberikan sanksi pemecatan bagi mahasiswa yang terbukti terlibat tawuran. “Kita akan bertindak tegas dengan memecat mahasiswa yang terbukti terlibat tawuran. Selain itu, kami akan lakukan tindakan hukum pada mahasiswa yang terbukti menjadi provokator,” ujarnya menanggapi ulah dua kelompok mahasiswanya kampus Parangtambung.

Aksi tawuran menurut dia, biasanya melibatkan mahasiswa lama. Dia menyayangkan para mahasiswa senior memberikan contoh tidak baik ke para mahasiswa baru. Bentrokan antardua kelompok mahasiswa itu teruang, siang tadi, Senin 14 September diduga merupakan dendam lama. Bentrokan hanya berselang empat hari dari kasus serupa sebelumnya, pada Kamis 10 September lalu. Usai bentrokan, polisi menangkap satu mahasiswa yang diduga sebagia provokator tawuran. Polisi juga mengamankan 10 anak panah yang diduga digunakan dalam tawuran. (jai)

loading...
Click to comment
Kriminal

Terlibat Tawuran, Ini Ancaman Rektor UNM

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tawuran dua kelompok mahasiswas teknik melawan seni dan desain membuat Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Arismunandar berang. Bahkan dia mengaku siap mengambil tindakan tegas terhadap mahasiswa yang terlibat tawuran.

Arismundar berjanji memberikan sanksi pemecatan bagi mahasiswa yang terbukti terlibat tawuran. “Kita akan bertindak tegas dengan memecat mahasiswa yang terbukti terlibat tawuran. Selain itu, kami akan lakukan tindakan hukum pada mahasiswa yang terbukti menjadi provokator,” ujarnya menanggapi ulah dua kelompok mahasiswanya kampus Parangtambung.

Aksi tawuran menurut dia, biasanya melibatkan mahasiswa lama. Dia menyayangkan para mahasiswa senior memberikan contoh tidak baik ke para mahasiswa baru. Bentrokan antardua kelompok mahasiswa itu teruang, siang tadi, Senin 14 September diduga merupakan dendam lama. Bentrokan hanya berselang empat hari dari kasus serupa sebelumnya, pada Kamis 10 September lalu. Usai bentrokan, polisi menangkap satu mahasiswa yang diduga sebagia provokator tawuran. Polisi juga mengamankan 10 anak panah yang diduga digunakan dalam tawuran. (jai)

loading...
Click to comment
To Top