Walah.. Warga Disini Heboh Temukan Orok Bayi Berturut-Turut. Lokasinya di SPBU – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Walah.. Warga Disini Heboh Temukan Orok Bayi Berturut-Turut. Lokasinya di SPBU

SAGULUNG – Toilet sepertinya sudah menjadi tempat favorit untuk membuangan orok bayi di Batam. Senin, (14/9) kembali ditemukan orok bayi di dalam toilet SPBU dekat Top 100 Tembesi, Sagulung sekitar pukul 08.00 WIB. Padahal, beberapa hari sebelumnya, warga juga digegerkan penemuan di toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pelita.

Orok bayi yang diprediksi baru berusia 4 bulan itu diduga dibuang pasangan tidak resmi pada tengah malam. Bayi tak berdosa itu ditemukan Sapuan,48, petugas kebersihan (cleaning service) SPBU tersebut.

“Usai bersih toilet, rencana mau buang sampah, waktu mengangkat tong sampah kok terasa berat” ujar Sapuan warga Kavling Pancurbaru Tanjungpiayu itu.

Tong sampah itu kemudian dibawa keluar dan isinya ditumpahkan. Ternyata ada segumpal daging.

“Orok bayi dibaluti baju bergaris warna merah abu-abu, terus kebuka isinya,” ungkap Sapuan yang sudah bekerja selama 4 tahun itu.

Merasa panik Sapuan kemudian melaporkan apa yang dilihatnya kepada sekuriti yang bertugas pagi itu.

Sapuan mengakui tidak melihat ada darah disekitar toilet.

Pihak kepolisian  Mapolsek Sagulung  dan Tim Identifikasi Mapolresta Barelang yang telah dihubungi pun datang langsung kelokasi kejadian dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan orok bayi langsung dibawa ke RSOB , sekupang, pukul 10.00 WIB, untuk ditindak lanjuti.

Iwan, Sekuriti SPBU, saat dimintai keterangan mengakui tidak mengetahui siapa yang tega membuang orak bayi tersebut.

“Kami nggak tau kapan dibuang, soalnya malam pukul 23.00 WIB SPBU sudah tutup,” ujar Iwan.

Iwan mengatakan,  pihak SPBU bersama polisi juga sudah melakukan pengecekan CCTv, tapi tidak ada yang masuk toilet.

“Kalau Rekaman pada hari Minggu (13/9), banyak yang mondar-mandir, tetapi kita tidak tau yang mana orangnya,” ujar Iwan.

Kapolsek Sagulung, AKP Chrisman Panjaitan, membenarkan atas kejadian tersebut. Dan laporannya pun sudah ia terima. “Saat ini masih kita dalami kasusnya,” ujar Chrisman. (cr14)

loading...
Click to comment
To Top