Diduga Banyak Orang Jadi Korban “Penglaris Dagangan” – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Diduga Banyak Orang Jadi Korban “Penglaris Dagangan”

SALATIGA – Kasus dugaan penipuan dengan modus berpura-pura mampu melariskan dagangan korbannya, terus diusut Polresta Salatiga. Dalam kasus ini, polisi mengamankan tersangka MNH, warga Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Waka Polresta Salatiga Kompol Iwan Irmawan SIK mengatakan, penangkapan tersangka setelah mendapatkan laporan dari korban
Irawan BN, yang mengaku telah menjadi korban penipuan yang dilakukan tersangka. Bahkan, korban mengaku telah menyerahkan
uangnya sebesar Rp 14 juta kepada tersangka, namun apa yang dijanjikan tidak pernah terbukti.
“Tersangka dalam melakukan aksinya menjanjikan kepada korban jika korban menyerahkan uangnya, maka ritual akan segera
dilakukan. Dan, usai ritual maka warungnya akan laris bahkan mendapatkan uang berlimpah. Namun, setelah korban menyerahkan
uangnya, ternyata hingga tiga bulan lamanya tidak ada kabar dari tersangka. Bahkan, saat korban menanyakan kepada tersangka, selalu
mendapatkan jawaban berbelit. Akhirnya, korban melaporkannya ke Polresta Salatiga,” jelas Kompol Iwan Irmawan, Rabu (16/9).
Ditambahkan, uang hasil menipu korban ternyata oleh tersangka justru digunakan untuk membeli dua buah HP Evercoss, menyewa
mobil (rental mobil) maupun membayar angsuran hutang di bank. Selain korban dari Salatiga ini, tersangka juga diduga melakukan penipuan terhadap warga Tuntang, Banyubiru dan Ambarawa (Kabupaten Semarang) serta dari Kota Semarang. Namun, para korban tersebut belum melaporkannya ke kepolisian.
“Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu buah kotak, kain, serta bungkusan yang dilakban maupun aneka jenis perhiasan
imitasi, semuanya sebagai sarana ritual penggandaan uang. Lalu, dua buah HP Evercoss yang dibelinya dari uang menipu korban.
Tersangka kita jerat dengan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman selama empat tahun penjara,” tandas Kompol Iwan Irmawan
didampingi Kasat Reskrim AKP M Zazid SH dan Kasubag Humas AKP Djoko Lelono. (hes)

loading...
Click to comment
To Top