Kajari Barru Titip Slogan ‘Kenali Hukum Jauhi Hukuman’ – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Kajari Barru Titip Slogan ‘Kenali Hukum Jauhi Hukuman’

FAJAR.CO.ID, BARRU — Upacara Hari Kesadaran Nasional berupa upacara bendera yang kita laksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan, mempunyai makna yang sangat penting bagi kita semua untuk menyadarkan kita akan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat yang dituntut untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Mewujudkan hal tersebut tentunya kita harus meningkatkan kinerja kita dengan cara melaksanakan tugas dan fungsi secara proporsional dan mampu membuktikan kepada masyarakat Barru bahwa aparatur pemerintah daerah benar-benar serius dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.”Demikian sambutan Kepala Kejaksaan Negeri Barru, I Zam Zan, SH yang bertindak sebagai Inspektur upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan upacara Kantor Bupati Barru, Kamis 17 September yang diikuti seluruh Pegawai Negeri Pemda Barru, TNI dan Polri masing-masing satu peleton. Upacara yang dilaksanakan secara sederhana dan khidmat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Pimpinan dan Anggota DPRD Barru serta undangan lainnya.

Selanjutnya Inspektur upacara menyampaikan, bahwa pada 9 Desember 2015 akan diadakan Pilkada serentak di 11 Kabupaten di Sulawesi Selatan termasuk diantaranya Kabupaten Barru. Aparatur negara harus bersifat netral dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang nantinya akan mendapat sanksi administratif maupun yang berujung kepada perbuatan melawan hukum pidana.

Dalam amanahnya, Kajari Barru ini juga mengingatkan bahwa kejaksaan juga termasuk salah satu Tim Gakumdu yang nantinya jika menemukan PNS melakukan pelanggaran pemilu dan diproses hukum oleh penyidik hingga ke Kejaksaan, maka Kejaksaan tidak segan-segan melakukan penuntutan secara maksimal.

Di akhir amanahnya beliau menitip pesan sebuah slogan ‘Kenali Hukum, Jauhi Hukuman’. “Mari jadikan Pilkada ini sebagai perwujudan negara demokratis dengan mengedepankan asas pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil, sehingga pemimpin yang terpilih adalah didasarkan atas penilaian kita yang obyektif,” tandasnya. (*/wik)

loading...
Click to comment
To Top