Kereta Tua TMII Bakal Diboyong ke Solo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Kereta Tua TMII Bakal Diboyong ke Solo

SOLO, RAJA – Pemerintah Kota Surakarta, segera memboyong kereta api tua koleksi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta untuk mendampingi Sepur Jaladra buatan 1920 yang sudah beroperasi sebagai kereta wisata di kota ini.

“Rencananya kereta tersebut diboyong ke Solo pada Oktober mendatang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkot Surakarta, Yosca Herman Soedrajat, di Solo, Rabu.

Menurut dia, rencana awal sebenarnya akan memboyong kereta api dari Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke Solo, tetapi dibatalkan dengan berbagai pertimbangan. Salah satu pertimbangannya, katanya, kerusakan kereta terlalu parah dan sulit diperbaiki lagi sehingga diputuskan diganti lokomotif yang sebelumnya menjadi koleksi TMII.

Ia menyatakan telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia terkait rencana pemindahan “sepur kluthuk” di TMII.

Menurut Herman, sepur TMII dari segi usia sama seperti “sepur kluthuk” Jaladara. “Yang membedakan, sepur di TMII memiliki nilai sejarah tinggi karena pernah digunakan Presiden pertama RI, Soekarno,” ujarnya.

“Kesuksesan Solo mengoperasionalkan “sepur kluthuk” Jaladara menjadi alasan utama agar kereta dari TMMI ini bisa beroperasi di Solo,” kata Herman.

Sepur Jaladara beroperasi dari Stasiun Puwosari sampai Stasiun Kota Sangkrah yang berjarak kurang lebih 5,6 kilometer. Sepur “impor” dari TMII juga bakal melewati rute tersebut.

Rute ini melewati Jalan Slamet Riyadi, jalan utama kota Solo, dan biasanya singgah beberapa saat di beberapa tempat perhentian dalam satu perjalanan pulang pergi, di antaranya adalah Kampung Laweyan, Loji Gandrung, Ngapeman, Pasar Pon, Keraton, Gladak, dan lain-lain.

Sepur kluthuk Jaladara dapat membawa maksimal 80 penumpang dengan biaya Rp3,5 juta per perjalanan. Biaya ini digunakan untuk membiayai bahan bakar berupa lima meter kubik kayu jati dan tiga masinis serta tiga asisten masinis yang menyalakan kereta tersebut. (in)

loading...
Click to comment
To Top