Polisi Bulukumba Dipusaran Bisnis Narkoba – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Polisi Bulukumba Dipusaran Bisnis Narkoba

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Peredaran narkoba di Kabupaten Bulukumba nampaknya semakin sulit diberantas. Muncul dugaan, sejumlah oknum aparat Kepolisian juga ikut menikmati manisnya bisnis haram tersebut. Ketua Forum Pemerhati Korban Narkoba (FPKN) Kabupaten Bulukumba, Syahrir, menyebut ada oknum anggota Satres Narkoba Polres Bulukumba terlibat dalam bisnis narkoba. Hal ini yang menjadi penyebab sulitnya menghentikan peredaran barang haram tersebut.

“Saya ada bukti siapa saja (oknum) anggota Res Narkoba yang ikut terlibat, dan saya siap bekerja sama dengan Kapolres untuk informasi ini,” beber pria yang akrab disapa Bucek itu, Jumat 18 September. Keterlibatan oknum aparat tersebut tidak hanya sebatas pengguna, tapi juga pengendar dan bahkan membekingi para bandar narkoba. Bukan hanya di jajaran bintara, Bucek menyebut adanya keterlibatan oknum perwira yang ikut menikmati hasil dari beberapa kasus narkoba yang ditangani.

Menurutnya, keterlibatan oknum anggota Satres Narkoba dalam pusaran bisnis haram tersebut sudah berlangsung lama. Bahkan di dalam satuan khusus ini terbentuk kelompok-kelompok yang membikingi beberapa pengedar dan bandar yang berbeda.  “Ini bukan hal baru dalam Satuan Res Narkoba. Bahkan ini sudah terjadi sejak lama, mereka bermain dalam peredaran narkoba di Kabupaten Bulukumba,” bebernya.

Aktivis yang getol mengawal pemberantasan narkoba di daerah ini menantang Kapolres Buukumba, AKBP Selamat Riyanto, untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Bahkan dia mengaku siap membantu memberikan data dan bukti keterlibatan beberapa oknum polisi di jajaran Polres Bulukumba.

Menurutnya, jika Kapolres memiliki komitmen kuat membersihkan jajarannya dari narkoba, salah satu cara yang paling sederhana yakni melakukan tes urine untuk seluruh personel yang ada. Dan hasilnya diumumkan ke publik sebagai bentuk transparansi institusi Kepolisian. “Pak Kapolres jangan asal gertak saja akan menindak anggotanya, kalau buktinya tidak ada, karena sampai saat ini para oknum anggotanya sendiri masih bebas terlibat narkoba,” ketusnya.

Kasubag Humas Polres Bulukumba, AKP Syarifuddin, yang dikonfirmasi mengatakan, Kapolres dan Polda Sulselbar telah berkomitmen untuk membersihkan kepolisian dari narkoba. Jika terbukti, maka sanksi terberat berupa pemecatan akan diterapkan.

“Kita akan tindak lanjuti informasi dan data tersebut, kalau memang terbukti ada oknum anggota Res Narkoba yang terlibat, maka kami akan tindaki,” tegasnya. “Sanksi pemecatan akan kita lakukan kalau memang ada oknum anggota polisi yang terlibat narkoba dan itu tidak ada toleransi” tambah Kapolres Bulukumba, AKBP Selamat Riyanto. (taq)

loading...
Click to comment
To Top