Sidik Salam Tegaskan PNS Harus Netral – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Sidik Salam Tegaskan PNS Harus Netral

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA—Pelaksana tugas Bupati Gowa Sidik Salam melakukan kunjungan ke media center WattunnaMi, Jumat 18 September. Sidik didampingi oleh Sekda Gowa dan sejumlah pegawai Pemkab Gowa. Kedatangan penjabat bupati itu disambut oleh calon pasangan No urut 1 Andi Maddusila dan Wahyu Permana Kaharuddin beserta sejumlah tim pemenangan dan relawan.

Kunjungan tersebut dalam rangka membangun silaturahmi antar semua kandidat calon bupati Gowa, untuk bersama sama menciptakan pilkada yang damai.

Andi Maddusila juga menyampaikan pesan kepada bupati, sekda dan panwas yang sempat hadir agar PNS untuk tidak berpihak, menjaga netralitas dan menciptakan demokrasi yang baik dan santun. Maddusila juga berharap panwas bisa bekerja berdasarkan asas keadilan, sehingga tidak ada lagi kandidat merasa tersalimi. Ia menambahkan untuk bupati cepat menindaklanjuti kebakaran di pasar Sungguminasa.

Siddik Salam pun juga menyampaikan, bahwa telah lama pihaknya ingin melakukan silaturahmi hanya agenda dan kesibukan  terlalu banyak,sehingga sedikit tertunda. “Saya mencintain Gowa dari kecil, dan saya dari kecil sudah tahu benar tentang kerajaan apa lagi budaya dan adat, inilah yang membuat kita rukun,” bebernya.

“Kedatangan kami selain silaturrahmi sekalian mendengarkan keluhan setiap kandidat maka dari itu saya mengajak panwas untuk menemani. Sehingga apa yang terjadi di lapangan betul betul tersampaikan, ” tambah Siddik Salam.

Siddik pun menegaskan ia menjabat sebagai bupati ibarat seperti orangtua, yang tanpa membedakan anak anak yang lain, tanpa ada kepentingan.  “Saya juga tidak punya titipan dari atasan saya, saya ini tidak punya kepentingan ke depan, apalagi karier. Saya setahun lagi  pensiun,” tegasnya.

Andi Baso Mahmud yang sekaligus mantan bupati Gowa juga menyatakan jangan ragu memecat PNS yang sudah kelewatan, dan sudah di luar batas, Gowa ini zona merah, jangan sampai Gowa ini pertumpahan darah karena pihak pemerintah tidak bisa berdiri di atas keadilan.

Acara silaturahmi tersebut di hadiri oleh petinggi partai yang ikut mengusung WattunnaMi, keluarga Salokoa, dan tim pemenangan dan relawan relawan. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top