Maros Masuk Zona Merah Kekeringan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Maros Masuk Zona Merah Kekeringan

FAJAR.CO.ID, MAROS — Kabupaten Maros masuk dalam daftar zona merah kekeringan yang rawan terjadi kebakaran.

Berdasarkan data yang dirilis Komando Distrik Militer (kodim) 1422 kabupaten Maros, Maros sangat rawan terjadi kebakaran. Cuaca yang cukup kering disertai angin kencang sangat mudah memicu kebakaran.

Berdasarkan data yang dimiliki Kodim 1422, di tahun ini kebakaran telah beberapa kali terjadi, yakni di kecamatan Tompobulu, 5 hektar, Kecamatan Simbang 5 hektar, Desa Bonto-bonto 50 hektar dan desa Laiyya 300 hektar.

Komandan Kodim 1422 kabupaten Maros Letkol Sunarto menuturkan, kabupaten Maros memiliki hutan yang sangat luas. Umumnya dalam kondisi musim kering seperti ini sangat rawan terjadi kebakaran.

“Jika ada kebakaran, bukan hanya tugas pemadam kebakaran saja. Tapi itu juga masuk dalam tugas kita semua, termasuk TNI. Makanya kami peduli. Berdasarkan data yang kami terima dari BMKG, Maros itu masuk dalam zona merah kebakaran. Sangat rawan terjadi kebakaran,” jelasnya.

Dia menuturkan, di kabupaten Maros beberapa kecamatan yang masuk dalam zona merah adalah Cenrana, Tompobulu, camba dan Simbang. Sebelumnya kata Sunarto beberapa kali terjadi kebakaran hutan di Maros.

Dia menyebutkan, mudahnya terjadi kebakaran hutan karena dipicu kondisi musim kering yang berkepanjangan. Selain itu kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu kata Sunarto dia meminta kepada pencari madu hutan untuk tidak menggunakan api sebagai alat pemancing pengusir lebah. Karena hal itu dianggap sebagai salah satu faktor.

“Kalaupun hal itu tidak bisa dihindari, maka sebaiknya mereka menunggu sampai betul-betul api padam baru mereka meninggalkan lokasi. Karena ditakutkan itu akan menjadi pemicunya,” tutupnya. (ris/wik)
Click to comment
To Top