Ubah Eceng Gondok Jadi Barang Bernilai Ekonomis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Ubah Eceng Gondok Jadi Barang Bernilai Ekonomis

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kota Makassar, memanfaatkan eceng gondok menjadi barang bernilai ekonomis. Mengawali langkah itu, Dekranasda kota Makassar meninjau salah satu kanal yang berlokasi di Jalan Batua Raya XIV, Inspeksi Kanal, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Sabtu (19/09).

Eceng Gondok Makassar termasuk yang berkualitas baik, batangnya berwarna putih, dan bersih berbeda dengan daerah lain yang kualitas Eceng Gondoknya relatif rendah dengan batang yang berwarna coklat.

Ukuran rata – rata Eceng Gondok yang dapat diolah menjadi produk kerajinan minimal 50 cm. Eceng Gondok dicabut sampai ke akarnya  kemudian dicuci bersih selanjutnya dikeringkan selama 7 sampai 10 hari di bawah sinar matahari langsung. Setelah itu, disimpan dalam wadah yang kering. Harga Eceng Gondok sebesar Rp 7.000,00 per kg.

“Dekranasda kota Makassar dengan niat yang baik ingin membantu perekonomian warga melalui penjualan Eceng Gondok yang akan diolah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis,” ujar Tisna, Ketua Bidang Promosi Dekranasda kota Makassar.
Saat ini, Dekranasda kota Makassar telah membina 40 pengrajin Eceng Gondok dari 4 kelompok yang berasal dari 14 kecamatan di kota Makassar. Mereka telah dilatih oleh instruktur yang didatangkan khusus dari Jogyakarta.

“Pengrajin kami telah siap, tinggal suplai bahan baku yang kami butuhkan untuk diolah menjadi produk kerajinan. Kami ingin berdaya bersama masyarakat. Warga yang menjadi pengumpul Eceng Gondok, dan pengrajin yang akan mengolahnya menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis,” lanjut Risma.

Eceng Gondok dapat diolah menjadi aneka produk kerajinan seperti keranjang, tempat sampah, bantal kursi, alas piring,  tikar sajadah, kotak tempat makanan, alas meja, dan tas tangan. (pul)

loading...
Click to comment
To Top