‎Irman Gusman: Jaga Terus Perdamaian Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

‎Irman Gusman: Jaga Terus Perdamaian Indonesia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Ketua DPD RI, Irman Gusman, mengajak masyarakat dan seluruh komponen bangsa untuk menjaga dan terus mewujudkan perdamaian di Indonesia. Persatuan dan perdamaian menjadi aset yang sangat berharga bagi Indonesia yang terus berproses dan membangun dirinya menjadi bangsa yang kuat dan maju.

Demikian dikemukakan Irman Gusman dalam peringatan Hari Perdamaian Dunia 2015 di Balai Kota Jakarta, Minggu (20/9).

Hari Perdamaian Dunia atau International Day of Peace diperingati oleh seluruh negara anggota PBB pada tanggal 21 September setiap tahunnya. Tahun ini tema yang diangkat adalah “Partnerships for Peace – Dignity for All atau Kemitraan untuk Perdamaian akan Meningkatkan Harkat dan Martabat Semua Bangsa.

Sejumlah tokoh masyarakat dan publik figur hadir dalam acara yang diinisiasi Wahid Institute dan Komunitas Indonesia Berani Damai tersebut. Diantaranya, Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Ny Shinta Nuriyah Wahid, Yenny Wahid, dan penyanyi Agnes Monica.

Dalam sambutannya, Irman Gusman mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar terus membangun dan menghidupkan sikap perdamaian dengan diri sendiri, berdamai dalam keluarga, berdamai di lingkungan kerja dan profesi, berdamai dalam masyarakat, serta berdamai dengan sesama warga bangsa.

“Marilah, dari tempat ini, bersama kita kumandangkan Indonesia yang penuh kedamaian dimana seluruh warga bangsa kompak bersatu dalam ketenteraman, membangun masa depan yang lebih baik. Damailah Indonesiaku!,” kata Irman.

Ketua DPD RI mengingatkan seluruh warga bangsa atas jasa besar Presiden Keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur semasa hidupnya tak kenal lelah dan tak henti-hentinya berjuang mewujudkan perdamaian di tengah-tengah bangsa Indonesia.

“Saya teringat akan Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid yang selalu tampil sebagai tokoh pluralisme, membela keadilan bagi semua warga bangsa tanpa membedakan latarbelakangnya, termasuk kelompok-kelompok minoritas. Tokoh pembela kebhinnekaan seperti itulah yang kita butuhkan untuk menjaga keutuhan bangsa kendatipun kita berada dalam arus globalisasi yang berpotensi mengganggu kerukunan berbangsa dan bernegara,”ujar Irman.

Senator asal Provinsi Sumatera Barat ini menegaskan pentingnya membangun perdamaian dan kerukunan antar-warga dalam mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju dan kuat.

“Dimanakah Indonesia berposisi saat ini? Apakah pada 2045 ketika kita merayakan 100 Tahun Merdeka, kita akan menjadi bangsa yang kuat dan berdaya saing di banyak bidang, ataukah kita akan menjadibangsa lemah yang semakin lemah daya saingnya?,” ujar Irman bertanya kepada ratusan tokoh dan anggota masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, kata Irman, dirinya mendukung penuh berbagai upaya dan tekad untuk terus memupuk rasa persatuan bangsa, mewujudkan perdamaian bangsa dan kerukunan antar-warga bangsa.

“Saya mendukung Wahid Institute untuk terus melakukan advokasi di berbagai daerah, baik itu tentang Islam, demokrasi, dan pluralisme, peredaan ketegangan sosial, advokasi kebijakan publik, pemberdayaan akar rumput dan operasi, dompet kemanusiaan, serta berbagai forum diskusi lintas-golongan yang bermanfaat bagi terpeliharanya Indonesia yang aman dan damai menuju tingkat kesejahteraan yang lebih baik,” jelasnya. (fmc)

 

To Top