Assagaff: Budaya Malu Bisa Hindari Korupsi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Assagaff: Budaya Malu Bisa Hindari Korupsi

AMBON – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktek  KKN,  tak terkecuali  Gubernur Maluku,  Said Assagaff.

Mantan Wakil Gubernur Maluku ini punya dua cara untuk mengatasi hal itu, yakni membangun budaya malu dan rasa bersalah.

”Saya yakin dua hal itu akan menghindari para pejabat dari tindak penyelewengan dan penyalahgunaan kekuasaan,” ungkap Assagaff saat rapat pengawasan daerah dan temu karya pengawas daerah tingkat provinsi di Kantor Gubernur Maluku, Senin   (21/9).

Gubernur yakin, dengan pendekatan budaya malu, pejabat daerah maupun pimpinan SKPD di Maluku akan  enggan melakukan hal yang melanggar aturan.  Para pejabat, kata Assagaff akan takut pada hukuman sosial yang akan diterimanya.

Meski demikian, Gubernur menyadari masih banyak ketimpangan dan penyalahgunaan sumber daya negara, sehingga dibutuhkan  peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi  kinerja pemerintah. ”Jadi selain dua cara tadi peran masyarakat juga sangat penting untuk mengatasi korupsi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkasnya. (ARLIS)

To Top