KKSS dan PMTI Pusat Jangan Tidur – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

KKSS dan PMTI Pusat Jangan Tidur

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan atau KKSS, dan pengurus Persatuan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di pusat, diminta untuk tidak tinggal diam atas kasus pembantaian sadis terhadap warga Sulsel di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat.

Anggota DPRD Provinsi Papua Barat, Saul Rante Lembang, kepada FAJAR mengatakan, KKSS maupun PMTI yang ada di Jakarta, harus bersuara mendesak kepolisian melalui Mabes Polri untuk mengungkap pelaku pembantain sadis ini.

Saul mengatakan, warga asal Sulsel di Papua sudah menggelar aksi damai di dua kota di Papua Barat, yakni Sorong dan Manokwari, untuk mengutuk pelaku pembantaian secara keji sekaligus mendesak aparat menangkap pelakunya. Aksi ini diikuti ribuan warga asal Sulsel dari  berbagai komunitas.

“Tapi kami juga butuh dukungan dari teman-teman pengurus KKSS maupun PMT yang ada di pusat. Jangan tinggal diam. KKSS maupun PMTI jangan sekadar melantik pengurus di daerah, tapi harus turun membantu saat ada warganya yang tertimpa masalah,” ujar Saul yanh juga warga asal Toraja.

Dia mengungkapkan, pembantaian ini dialami satu keluarga asal toraja di Teluk Bintuni, Atas pembunuhan sadis di kab teluk bintuni, yaitu Frely Dian Sari ,26 tahun, dan anaknya bernama Galista Putri Natalia,7 tahun dan Andika Wiratama, 2,8 tahun. Sampai saat ini aparat belum bisa mengungkap pelakunya.

“Sekali lagi, KKSS dan PMTI di pusat jangan tidur, minimal datangi Mabes Polri menyampaikan desakan,” ujarnya.(kas)

loading...
Click to comment
To Top